- Ahok bersaksi di Tipikor Jakarta kasus korupsi Pertamina rugikan negara Rp285,18 triliun, soroti pengaruh Riza Chalid.
- Ia mengklaim intervensi Menteri BUMN batasi kewenangan komisaris, namun tidak ada temuan BPK saat menjabat.
- Ahok mengungkapkan negosiasi bisnis ideal dilakukan di lapangan golf dan sistem pengawasan digitalnya sangat ketat.
3. Nego Bisnis Minyak di Lapangan Golf: Paling Murah dan Sehat
Sebuah pengakuan unik datang dari Ahok mengenai cara bernegosiasi dengan para pengusaha minyak kelas kakap. Ia menyebut lapangan golf sebagai lokasi negosiasi yang paling ideal, bahkan sampai rela belajar khusus untuk bisa bermain golf.
Menurutnya, ini jauh lebih efisien dan sehat dibandingkan lobi di tempat lain.
"Saya kira golf adalah tempat negosiasi paling sehat paling murah. Jemur, jalan, murah, dan bayarin anggota main itu sangat murah," ujar Ahok. "Karena misalnya saya nego dengan Exxon, saya mau minta bagian saham, itu ada negosiasi di lapangan golf. Nah, itu biasa," tuturnya.
4. Sistem Pengawasan Digital Ketat, Bisa Pantau 'Kapal Kencing'
Meskipun ada dugaan korupsi besar, Ahok mengklaim telah membangun sistem pengawasan internal yang sangat ketat di Pertamina.
Ia membanggakan sistem digitalisasi yang memungkinkannya memantau pergerakan minyak hingga keuangan secara real-time langsung dari ponsel pribadinya.
"Saya bisa ikuti semua, minyak, uang, semua saya bisa ikuti, sehingga mereka enggak bisa bohongi kami. Pak Jaksa bisa ke Pertamina bisa lihat semua digital lari ke mana, sampai kapal delay berapa hari saja saya bisa curiga ada kencing atau enggak," kata dia, menggunakan istilah 'kencing' untuk pencurian minyak.
5. Celetukan Khas untuk Terdakwa: 'Aku Juga Pernah Dipenjara'
Baca Juga: Ahok Heran 'Kesaktian' Riza Chalid di Korupsi Minyak Pertamina: Sekuat Apa Sih Beliau?
Tak lengkap rasanya kesaksian Ahok tanpa celetukan khasnya. Saat diperlihatkan foto salah satu terdakwa, Maya Kusuma, Ahok spontan berkomentar yang mengundang tawa seisi ruangan sidang. Ia menyinggung perubahan fisik sang terdakwa sambil mengenang pengalamannya sendiri.
"Maya kayaknya dulu lebih gemuk ya, sekarang kurus. Nggak apa apa, aku juga pernah dipenjara gitu kok," ucap Ahok, yang disambut gelak tawa para pengunjung sidang.
Berita Terkait
-
Ahok Heran 'Kesaktian' Riza Chalid di Korupsi Minyak Pertamina: Sekuat Apa Sih Beliau?
-
Ahok Tak Pernah Dapat Laporan soal Riza Chalid Intervensi Pertamina
-
Ahok Beri Kesaksian dalam Kasus Korupsi Minyak Pertamina
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
Terkini
-
Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
-
DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Menlu Sugiono Sebut Indonesia Gabung 'Dewan Trump' Tanpa Iuran, Ini Fakta-faktanya
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas
-
Ahok Heran 'Kesaktian' Riza Chalid di Korupsi Minyak Pertamina: Sekuat Apa Sih Beliau?
-
7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan
-
Kewenangan Daerah Terbentur UU Sektoral, Gubernur Papua Selatan Minta Otsus Direvisi