- Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menyatakan reshuffle kabinet adalah otoritas penuh Presiden.
- PKB sebagai koalisi akan menghargai keputusan strategis Presiden mengenai penyegaran struktur kabinet.
- Daniel berharap para menteri tetap fokus bekerja maksimal mendukung agenda pembangunan nasional.
Suara.com - Ketua DPP PKB, Daniel Johan, memberikan respons resminya terkait isu perombakan atau reshuffle kabinet yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di ruang publik.
Ia menegaskan, bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan otoritas tertinggi kepala negara.
Menurutnya, dalam sistem pemerintahan presidensial, Presiden memiliki hak konstitusional yang tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun dalam menentukan komposisi menteri-menterinya.
"Perombakan kabinet adalah kewenangan penuh Presiden. Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel kepada Suara.com, Kamis (29/1/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat ini menambahkan bahwa PKB sebagai bagian dari koalisi akan selalu menghargai setiap langkah strategis yang diambil oleh Presiden, termasuk jika penyegaran struktur kabinet dinilai perlu demi efektivitas pemerintahan.
"PKB sangat menghormati semua keputusan Presiden, termasuk apabila Presiden memutuskan melakukan reshuffle kabinet,” tegasnya.
Meski isu perombakan terus bergulir, Daniel yang juga merupakan Anggota Komisi IV DPR RI ini menekankan agar jajaran pembantu presiden tidak kehilangan fokus.
Lebih lanjut ia berharap para menteri tetap menunjukkan performa terbaik dalam menjalankan program-program strategis nasional.
"Kami berharap para menteri dan seluruh jajaran kabinet bekerja keras, fokus, dan maksimal dalam mendukung Presiden demi keberhasilan agenda pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.
Baca Juga: Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?
Lebih lanjut, Daniel memastikan bahwa selama ini menteri maupun wakil menteri yang berasal dari PKB telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membantu tugas-tugas kepresidenan.
Ia juga menegaskan komitmen Fraksi PKB untuk terus mengawal dan mendukung setiap kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto demi kepentingan bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam
-
Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
-
Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun
-
Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai
-
Kado May Day untuk Ojol! Dasco: Potongan Aplikator Bakal Dipangkas Jadi 8 Persen
-
Buruh Desak DPR Bahas UU Ketenagakerjaan Baru: Soroti Upah Tak Setara hingga PHK Sepihak
-
15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS
-
Dilema Skincare dan Sembako: Jeritan Buruh Perempuan Cirebon Tagih Kesejahteraan di Ibu Kota
-
Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK