Suara.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengunjungi dan menyalurkan bantuan ke korban banjir di posko pengungsian di Kantor Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (29/1/1/2026).
Dalam kesempatan ini dia mengingatkan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan masih tinggi hingga April mendatang.
"Mari kita bersinergi, karena hingga sekitar April curah hujan diperkirakan masih tinggi dan potensi banjir serta longsor sangat besar. Kita perlu terus waspada selama musim hujan ini,” ujar Agus Jabo.
Kepada para korban bencana, Agus Jabo menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kunjungannya ke Pulosari, mengingat banyaknya wilayah terdampak bencana yang harus ditangani secara bersamaan.
“Saat ini ada lebih dari 30 titik daerah terdampak bencana yang harus kami urus. Namun alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir di Pulosari untuk memastikan penanganan tanggap darurat berjalan dengan baik,” katanya.
Agus Jabo menegaskan bahwa fokus utama Kementerian Sosial pada fase tanggap darurat adalah memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, khususnya permakanan dan logistik pendukung.
“Yang terpenting saat ini adalah kebutuhan primer masyarakat. Mulai dari makanan, pakaian, kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak, hingga tempat tinggal sementara seperti tenda, kasur, dan selimut. Dapur umum menjadi kunci agar kebutuhan makan pengungsi tetap terjamin,” jelasnya.
Agus Jabo selanjutnya menyerahkan santunan kepada empat ahli waris korban meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp15.000.000, dengan total santunan Rp60.000.000. Santunan diberikan kepada keluarga almarhum Tanto, Aksinudin, Khamim, dan Rutinah.
Salah satu penerima santunan, Siti Maryam, istri dari almarhum Aksinudin, mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Sosial. Ia mengungkapkan bahwa santunan tersebut menjadi penguat bagi dirinya untuk tetap bertahan dan melanjutkan kehidupan bersama anak-anaknya.
Baca Juga: Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
“Saya masih harus kuat dan meneruskan kehidupan bersama anak-anak,” ujar Siti Maryam dengan suara bergetar.
Selain santunan ahli waris, Kemensos juga menyalurkan bantuan ATENSI senilai Rp198.150.000, termasuk bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas terdampak bencana.
Secara keseluruhan, total bantuan Kemensos yang disalurkan mencapai Rp1.413.451.250, dengan rincian bantuan logistik kebencanaan sebesar Rp1.155.301.250, santunan ahli waris korban meninggal senilai Rp60.000.000, dan bantuan ATENSI sebesar Rp198.150.000.
Bantuan logistik kebencanaan yang dikirim dari Gudang Induk Bekasi ke Kabupaten Pemalang meliputi:
• Makanan siap saji: 2.200 paket
• Lauk pauk siap saji: 1.200 paket
• Selimut: 600 lembar
• Kasur: 550 lembar
• Kidsware: 340 paket
• Family kit: 550 paket
• Tenda gulung: 400 lembar
• Tenda serbaguna: 1 unit
• Dumlap: 1 unit
• Sandang anak: 300 paket
• Tenda keluarga: 5 unit
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 283 orang mengungsi di Kantor Kecamatan Pulosari. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melaporkan bahwa 83 rumah terdampak, dengan 33 rumah mengalami rusak berat akibat bencana yang terjadi pada malam hari.
Berita Terkait
-
Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera
-
Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Tinjau Pidie Jaya, Ketua Satgas Tito Karnavian Serahkan Bantuan untuk Warga
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
Terkini
-
Penuhi Panggilan KPK, Gus Yaqut: Saya Dipanggil untuk Saksi Gus Alex
-
Jokowi Turun Gunung, Bakal Pidato Perdana Sebagai Ketua Dewan Penasehat di Rakernas PSI
-
Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni
-
Terdalam 3,5 Meter! Warga Pejaten Timur Terjebak di Lantai Dua, Pemandangan di Dalam Rumah Bikin Syok
-
Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat
-
Gus Yaqut Dipanggil KPK Terkait Skandal Korupsi Haji, Bisa Jadi Jumat Keramat Baginya?
-
Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
-
Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana
-
Ketua Komisi II DPR RI Tak Setuju Usulan Penghapusan Ambang Batas Parlemen: Izinkan Kami Nanti...
-
Dalami Dugaan Pelanggaran Etik, Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Diperiksa Propam