- DLH DKI Jakarta memastikan operasional RDF Plant Rorotan berjalan terkendali demi mengatasi tantangan pengelolaan sampah Jakarta.
- Keselamatan warga sekitar menjadi prioritas utama, dibuktikan dengan evaluasi keluhan dan optimalisasi sistem pengendalian emisi.
- Pengangkutan sampah kini menggunakan truk compactor tertutup untuk meminimalkan bau dan kebocoran saat melintasi pemukiman warga.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan bahwa operasional fasilitas RDF Plant Rorotan tetap berjalan secara terkendali.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa keselamatan serta kenyamanan warga sekitar tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasional.
"Operasional RDF Plant Rorotan kami jalankan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian. Seluruh proses berada dalam pengawasan ketat agar sistem berfungsi optimal dan tidak menimbulkan dampak bagi warga sekitar," ujar Asep dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/1/2026).
Infrastruktur ini sengaja dibangun sebagai jawaban nyata untuk menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah di Jakarta pada masa depan.
Pihak DLH berkomitmen untuk tidak bertindak gegabah, dan terus melakukan pengawasan melekat agar operasional fasilitas tetap aman bagi lingkungan.
Asep pun menekankan bahwa setiap keluhan yang dirasakan oleh masyarakat sekitar selalu menjadi bahan evaluasi langsung di lapangan.
"Kami tidak menutup mata terhadap keresahan warga. Justru masukan dari masyarakat sekitar menjadi alarm penting bagi kami untuk melakukan perbaikan. Operasional RDF Plant Rorotan tidak dijalankan dengan pendekatan memaksakan, tetapi dengan prinsip saling menjaga dan saling menghormati," jelasnya.
Menanggapi keluhan terkait aroma tidak sedap, DLH memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan telah berfungsi dengan optimal.
Pemprov kini hanya mengerahkan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025 untuk mengangkut sampah menuju lokasi RDF Plant.
Baca Juga: DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
Penggunaan armada modern tersebut bertujuan demi meminimalkan potensi ceceran air lindi dan bau menyengat selama perjalanan di jalur pemukiman.
Selain itu, dua pos pantau khusus telah disiagakan di akses utama arah Jakarta Timur dan Jakarta Utara guna melakukan inspeksi ketat terhadap setiap kendaraan.
Petugas di lapangan akan memastikan setiap bak truk tertutup rapat dan tidak ada kebocoran air lindi sebelum diperbolehkan masuk ke area pengolahan.
"Kami memahami adanya perhatian dan masukan dari masyarakat. Karena itu, setiap langkah operasional kami lakukan secara hati-hati, berbasis data, dan mengutamakan perlindungan lingkungan. Kami juga akan terus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan warga," papar Asep.
RDF Plant Rorotan sendiri hadir sebagai bagian dari upaya jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan sampah konvensional atau landfill.
Sama seperti pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat berkunjung ke Rorotan, Jakarta Utara kemarin, kecil kemungkinan untuk Pemprov tidak melanjutkan kegiatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat