- Habib Bahar bin Smith ditetapkan tersangka atas dugaan penganiayaan anggota Banser di Cipondoh pada 21 September 2025.
- Penetapan status tersangka dikonfirmasi Polda Metro Jaya berdasarkan laporan polisi tertanggal 22 September 2025.
- Kasus ini menambah daftar kasus hukum sebelumnya, termasuk dugaan penghinaan Presiden dan penganiayaan anak tahun 2018.
Suara.com - Pendakwah kontroversial, Habib Bahar bin Smith, kembali menjadi sorotan publik setelah namanya kembali berstatus tersangka. Kasus terbaru yang menimpa Bahar terkait dugaan penganiayaan terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Cipondoh, Kota Tangerang.
Penetapan status tersangka dikonfirmasi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, yang mengatakan bahwa rincian perkara masih akan dikoordinasikan dengan pihak penyidik Polres Metro Tangerang Kota.
“Iya, benar ditetapkan sebagai tersangka. Tapi secara detail materi nanti kami akan komunikasikan dengan Polres Metro Tangerang Kota,” ujar Budi, Senin (2/2/2026).
Kejadian bermula pada 21 September 2025, ketika Bahar menghadiri sebuah agenda di Cipondoh. Korban, seorang anggota Banser, hadir untuk mendengarkan ceramah. Namun saat mencoba menjabat tangan Bahar, korban diadang oleh tim pengawal dan dibawa ke sebuah ruangan, diduga mengalami kekerasan fisik hingga mengalami luka parah.
Penetapan tersangka tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) nomor B/43/I/RES.1.24/2026/Reskrim tertanggal 30 Januari 2026, berdasarkan laporan polisi LP/B/1395/IX/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya yang dibuat sehari setelah kejadian.
Rekam Jejak Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
Kasus terbaru ini menambah panjang daftar masalah hukum yang pernah menimpa Bahar selama beberapa tahun terakhir:
2023 – Klaim Ditembak Orang Tak Dikenal
Pada Mei 2023, Bahar menghebohkan publik dengan laporan bahwa ia ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kemang, Bogor, saat mobil yang dikendarainya mengalami kendala teknis. Ia mengalami luka di perut, namun hasil olah TKP tidak menemukan proyektil maupun selongsong peluru. Penyelidikan dilakukan melalui pengecekan CCTV di lokasi kejadian.
Baca Juga: Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
2023 – Kasus Petugas Avsec Bandara
Bahar juga sempat menjadi sorotan akibat insiden di Bandara Soekarno-Hatta pada Maret 2023. Tiga petugas aviation security (avsec) yang mencium tangan Bahar saat menjemputnya dari pesawat akhirnya dipecat oleh PT Angkasa Pura II karena dianggap melanggar SOP dan bertindak indisipliner. Bahar sempat menyatakan tidak akan tinggal diam dan berencana melawan pemecatan tersebut melalui akun YouTube pribadinya.
2018 – Dugaan Penghinaan Presiden
Tahun 2018, Bahar ditetapkan tersangka atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo melalui ceramahnya di Palembang (Januari 2017) dan Batu Ceper, Tangerang (November 2018). Dalam ceramah itu, Bahar menuding Jokowi telah mengkhianati bangsa dan rakyat, melontarkan kalimat yang merendahkan martabat Presiden. Video ceramah yang viral di YouTube menjadi dasar laporan ke Polda Metro Jaya.
2018 – Dugaan Penganiayaan Terhadap Anak
Pada Desember 2018, Bahar juga ditetapkan tersangka atas kasus penganiayaan di Polres Bogor. Korban merupakan dua pemuda asal Bogor, berinisial MHU (17) dan JA (18). Kekerasan terjadi di sebuah pondok pesantren di kawasan Kemang, Bogor. Bahar langsung menjalani masa penahanan di Rutan Mapolda Jawa Barat sehari setelah ditetapkan tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK