News / Nasional
Selasa, 03 Februari 2026 | 14:25 WIB
Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali saat menjadi pembicara di malam penganugerahan “Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024” di Surabaya. [Ist]
Baca 10 detik
  • Rhenald Kasali mengkhawatirkan kasus korupsi Pertamina membuat pemuda enggan memimpin atau berbisnis dengan BUMN.
  • Dalam sidang 3 Februari 2026, Rhenald menekankan pembedaan antara risiko bisnis dan tindakan kriminal.
  • Ia berpendapat keputusan bisnis harus dinilai menggunakan prinsip *business judgment rule* demi efisiensi logistik nasional.

Ia menjelaskan, terminal BBM berkapasitas besar memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar sehingga ongkos pengiriman menjadi lebih murah. Hal ini, kata Rhenald, memberi keuntungan signifikan bagi Pertamina dari sisi efisiensi logistik.

“Itu keuntungannya, efisiensi. Indonesia punya banyak laut dalam, tapi terminalnya banyak yang kecil. Terminal kecil tetap dibutuhkan, tapi terminal besar itu penting karena kapal besar bisa masuk dan ongkos kirimnya jauh lebih murah,” jelasnya.

Load More