Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali saat menjadi pembicara di malam penganugerahan “Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024” di Surabaya. [Ist]
Baca 10 detik
- Rhenald Kasali mengkhawatirkan kasus korupsi Pertamina membuat pemuda enggan memimpin atau berbisnis dengan BUMN.
- Dalam sidang 3 Februari 2026, Rhenald menekankan pembedaan antara risiko bisnis dan tindakan kriminal.
- Ia berpendapat keputusan bisnis harus dinilai menggunakan prinsip *business judgment rule* demi efisiensi logistik nasional.
Ia menjelaskan, terminal BBM berkapasitas besar memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar sehingga ongkos pengiriman menjadi lebih murah. Hal ini, kata Rhenald, memberi keuntungan signifikan bagi Pertamina dari sisi efisiensi logistik.
“Itu keuntungannya, efisiensi. Indonesia punya banyak laut dalam, tapi terminalnya banyak yang kecil. Terminal kecil tetap dibutuhkan, tapi terminal besar itu penting karena kapal besar bisa masuk dan ongkos kirimnya jauh lebih murah,” jelasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
Diskusi AMSI: Media Dituntut Adaptif Hadapi Era Quantum dan Big Data
-
AMSI dan Deep Intelligence Research Teken MoU Diseminasi Riset
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin