- Tanah bergerak di Desa Padasari, Tegal, sejak 1 Februari 2026, memaksa 804 jiwa mengungsi karena kerusakan 250 rumah.
- Bencana dipicu hujan ekstrem pada tanah labil, menyebabkan fasilitas umum vital seperti jalan dan sekolah rusak parah.
- Pemprov Jateng menetapkan tanggap darurat 14 hari serta merencanakan relokasi permanen warga ke hunian yang lebih aman.
4. Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal telah secara resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari dan mengaktifkan Posko Komando.
Sebagai langkah penanganan, sebanyak 42 KK atau 128 Jiwa saat ini diungsikan ke rumah salah satu warga di RT 23 RW 06, sementara 526 santri Pondok Pesantren Al-Adalah telah dipindahkan ke lokasi yang aman.
Selama masa ini, fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, operasional dapur umum dengan kapasitas ribuan porsi, serta layanan kesehatan di posko terpadu.
5. Gubernur Ahmad Luthfi Kucurkan Bantuan Ratusan Juta
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merespons cepat bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, dengan turun langsung ke lokasi.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan dana ratusan juta rupiah (sekitar Rp210 juta hingga Rp300 juta dalam berbagai laporan) guna mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
6. Relokasi Permanen dan Pembangunan Huntap
Mengingat kondisi tanah yang tidak memungkinkan lagi untuk ditempati, Gubernur menegaskan bahwa solusi jangka panjang adalah relokasi.
Baca Juga: Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal
Warga akan dipindahkan ke Hunian Sementara (Huntara) sebelum nantinya dibangunkan Hunian Tetap (Huntap) yang layak dan aman.
Pemprov Jateng akan menangani pembangunan, sementara Pemkab Tegal bertugas memetakan lokasi dengan dasar hukum yang jelas.
7. Peristiwa Serupa di Desa Kajen
Pergerakan tanah juga terjadi di Dukuh Belimbing, Desa Kajen, Kabupaten Tegal, akibat hujan deras beberapa hari terakhir berdampak pada 32 rumah warga pada Kamis (29/1/2026).
Awalnya retakan kecil, kemudian meluas ke hampir seluruh bangunan, merusak bagian belakang rumah dan kamar mandi, hingga beberapa tembok runtuh. (Dinda Pramesti K)
Berita Terkait
-
Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal
-
Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
-
Cabut Izin 28 Perusahaan Pascabencana, Auriga Nusantara Nilai Pemerintah Cuma Gimmick
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga