- Badan Geologi ESDM menetapkan status Gunung Karangetang di Pulau Siau Level II (Waspada) hingga 31 Januari 2026.
- Masyarakat wajib menghindari radius bahaya hingga 2,5 km dari kawah serta waspada terhadap lahar dingin.
- Warga diimbau tetap tenang, tidak percaya hoaks, dan mengikuti arahan resmi BPBD setempat mengenai perkembangan aktivitas.
Suara.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan peringatan tegas bagi warga di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
Meski berstatus waspada, ancaman erupsi Gunung Karangetang tetap nyata, dan masyarakat diminta sepenuhnya mematuhi radius bahaya yang telah ditetapkan.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan bahwa status gunung api aktif tersebut terus dipantau secara intensif.
"Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi secara menyeluruh hingga 31 Januari 2026, tingkat aktivitas Gunung Karangetang pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi disesuaikan potensi ancaman bahaya terkini," kata Lana Saria dalam laporan evaluasi periode 16-31 Januari 2026 yang diterima di Manado, Minggu (8/2/2026).
Hindari Radius 1,5 KM hingga 2,5 KM
Dengan status Level II (Waspada), aktivitas manusia di sekitar kawah sangat dibatasi.
Masyarakat, pengunjung, wisatawan, hingga pendaki dilarang keras beraktivitas atau mendekati area dalam radius:
- 1,5 kilometer dari kawah utama (selatan) dan kawah II (utara).
- 2,5 kilometer pada sektor barat daya dan selatan dari kawah utama.
Waspada Masker dan Ancaman Lahar Dingin
Selain ancaman material vulkanik langsung, Badan Geologi juga menyoroti risiko kesehatan dan bencana sekunder.
Baca Juga: Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
Warga dianjurkan segera menyiapkan masker penutup hidung dan mulut untuk mengantisipasi gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu mendadak.
Tak hanya itu, ancaman dari aliran sungai juga patut diwaspadai. Masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang, terutama saat curah hujan tinggi.
Jangan Terpancing Hoaks
Di tengah kondisi ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar di media sosial.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak terpancing berita bohong tentang erupsi Gunung Karangetang, bahkan senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Sitaro," tulis rekomendasi tersebut.
Pemerintah daerah pun dipastikan terus berkoordinasi dengan Pos PGA Karangetang di Desa Salili maupun pusat vulkanologi di Bandung guna memperbarui data aktivitas gunung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan