- Kubu Roy Suryo menghadirkan Komjen (Purn) Oegroseno sebagai ahli kepolisian dan hukum acara pidana pada 12 Februari 2026.
- Pemeriksaan ahli ini merupakan gelombang kedua untuk memberikan pandangan meringankan bagi tersangka dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi.
- Pada 10 Februari 2026, kuasa hukum juga menghadirkan dua saksi fakta terkait informasi ijazah Jokowi dan kunjungan ke UGM.
Suara.com - Kubu Roy Suryo Cs akan menghadirkan mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno sebagai ahli kepolisian dan hukum acara pidana dalam penanganan perkara dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Rencana tersebut disampaikan kuasa hukum Roy Suryo Cs, Jahmada Girsang, yang menyebut kehadiran Oegroseno telah dikonfirmasi dan dijadwalkan pada 12 Februar 2026 lusa.
“Salah satunya adalah yang kami hormati, Komjen Oegroseno. Ahli kepolisian dan ahli hukum acara pidana,” kata Jahmada di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Jahmada menjelaskan, pemeriksaan Oegroseno merupakan bagian dari gelombang kedua pemeriksaan ahli yang diajukan pihaknya kepada penyidik. Ahli-ahli tersebut diharapkan dapat memberikan pandangan yang meringankan bagi tersangka Roy Suryo Cs.
“Besok itu ada dua ahli, dan tanggal 12 ada empat ahli,” ujarnya.
Ia menyebut, seluruh saksi dan ahli diajukan berdasarkan ketentuan hukum acara pidana serta petunjuk jaksa.
“Ada dasar pengajuan saksi dan ahli yang tambahan ini karena kita dengar sebelumnya ada P19. Kemudian di KUHAP baru Pasal 39, semua saksi ahli yang kita ajukan itu wajib diperiksa oleh penyidik,” jelas Jahmada.
Sebelumnya, kuasa hukum Roy Suryo Cs juga menghadirkan dua saksi fakta dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026) hari ini.
Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Refly Harun, mengatakan dua saksi tersebut dihadirkan untuk memberikan keterangan yang meringankan Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa.
Baca Juga: Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi
“Hari ini khusus kami bawa dua saksi ya, bukan ahli, saksi fakta yang akan memberikan keterangan yang mudah-mudahan meringankan Roy, Rismon, dan Dokter Tifa,” kata Refly.
Refly menyebut salah satu saksi adalah Yulianto Widirahardjo, mantan Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta, yang mengetahui informasi terkait ijazah Jokowi sejak 2012.
“Pada tahun 2012 beliau mengetahui informasi soal ijazah Jokowi yang diberitahukan oleh tim sukses Jokowi pada waktu itu, yang menceritakan kok fotonya berbeda,” ujar Refly.
Saksi fakta lainnya adalah wartawan senior Edi Mulyadi yang dimintai keterangan terkait kehadiran Roy Suryo Cs ke Universitas Gadjah Mada pada 15 April 2025.
“Yang kita minta dari Bang Edi adalah kehadirannya ke Yogyakarta pada tanggal 15 April 2025,” ucap Refly.
Refly menyatakan, kehadiran Roy Suryo Cs ke UGM bertujuan untuk meminta klarifikasi dan melakukan penelitian.
Berita Terkait
-
Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik