News / Nasional
Selasa, 10 Februari 2026 | 17:19 WIB
5 Fakta Video Viral Lansia Dituduh Jukir Liar di Jakarta Utara, Ternyata Pensiunan Guru
Baca 10 detik
  • Seorang pensiunan guru bernama Candra Harahap diusir di Cilincing, Jakarta Utara, dituduh jukir liar oleh pedagang bakso.
  • Polsek Cilincing mengklarifikasi bahwa Candra bukan jukir, namun ia kini tinggal sendiri dan terpaksa memulung demi hidup.
  • Kondisi ekonomi Candra memburuk setelah menjadi korban penipuan SK pensiun senilai Rp300 juta.

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria lanjut usia diusir dari lokasi parkir di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, karena dituduh sebagai juru parkir liar.

Setelah dilakukan penelusuran oleh Anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek Cilincing, terungkap bahwa pria tersebut bukan jukir, melainkan seorang pensiunan guru bernama Candra Harahap.

"Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa yang bersangkutan bernama Bapak Candra Harahap, seorang pensiunan guru," kata Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, dikutip Selasa (10/2/2026).

Berikut adalah 5 fakta mengenai Bapak Candra Harahap yang viral di Cilincing, Jakarta Utara:

1. Bukan Jukir Liar, Melainkan Mantan Pendidik

Identitas pria lansia dalam video tersebut adalah Candra Harahap. Berdasarkan hasil klarifikasi Polsek Cilincing, ia bukanlah juru parkir liar sebagaimana yang dituduhkan dalam video viral tersebut.

Candra sebenarnya adalah seorang pensiunan guru yang baru saja purna tugas pada tahun 2025. Candra juga membantah tuduhan sebagai jukir liar. Ia mengaku hanya duduk-duduk di sekitar lokasi dan tidak pernah mengatur kendaraan atau meminta uang parkir.

2. Kronologi Pengusiran di Depan Kedai Bakso

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Candra yang diusir oleh pedagang bakso di depan Masjid Al Araf, Jalan Tipar Cakung, karena diduga meminta uang parkir kepada pengunjung.

Baca Juga: Kronologi Pria di Cengkareng Dianiaya Usai Tegur Tetangga Masalah Kebisingan Drum

Dalam video yang beredar, Candra terlihat dipanggil oleh seorang pria yang diduga pedagang. Ketika ia menghampiri, pria tersebut meminta Candra pergi sambil menegaskan bahwa ia tidak boleh meminta uang parkir berulang kali. Candra kemudian membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan, “nggak minta saya.”

Selain itu, terdapat tulisan tambahan yang disematkan dalam video yang turut memengaruhi persepsi publik dan menggiring opini warganet, sehingga sebagian komentar justru menyalahkan Candra. Narasi yang tertulis dalam video berbunyi, “Preman Tua Ngaku Sok Jago, Lahan Parkir Disikat.”

3. Tinggal Sendiri di Kontrakan Sempit dan Memulung untuk bertahan hidup

Setelah tak lagi mengajar, kehidupan Candra berubah drastis. Pendapatannya tidak menentu dan ia tinggal seorang diri di sebuah kontrakan di lantai dua kawasan padat penduduk Tipar Cakung dengan biaya Rp250 ribu per bulan.

Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia terpaksa memulung atau mencari barang rongsokan.

Saat ditemui oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Sudarmanto, ia sedang menjalankan rutinitasnya mencari barang bekas di wilayah Sukapura.

Load More