- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat dua kilogram di Depok.
- Polisi mengamankan satu tersangka berinisial AF pada Minggu (8/2/2026) setelah menerima laporan paket mencurigakan dari ekspedisi.
- Ganja tersebut ditemukan di sebuah gerai ekspedisi di Cimanggis, Depok, dan tersangka kini diperiksa intensif oleh Polda Metro Jaya.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan rencana peredaran narkotika jenis ganja seberat 2 kilogram yang diduga akan diedarkan di wilayah Kota Depok.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan satu tersangka berinisial AF pada Minggu (8/2/2026).
Kanit 5 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Lukman mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan di sebuah gerai ekspedisi di Perumahan Puri Permata, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari pihak ekspedisi terkait adanya paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika.
Di hadapan petugas, paket tersebut kemudian dibuka dan ditemukan narkotika jenis ganja dengan berat total 2.010 gram.
“Barang bukti yang kami sita dari saudara AF jenis ganja dengan berat 2 kilogram,"ungkap Lukman kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).
Berdasar hasil pemeriksaan awal, tersangka AF mengaku ganja tersebut rencananya akan diedarkan di sekitar Depok.
"Keterangan saudara AF narkotika jenis ganja ini akan diedarkan di wilayah Depok,” jelas Lukman.
Saat ini, tersangka berikut seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Baca Juga: Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran ganja tersebut.
Berita Terkait
-
Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi
-
Bongkar Sindikat Narkoba di Jakarta, Polisi Sita 450 Ekstasi dan 66,5 Gram Sabu
-
HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April
-
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
-
Menaker Yassierli: Perusahaan Wajib Bayar Upah Penuh Karyawan Selama WFA Lebaran 2026
-
Jaksa Ungkap Kemahalan Harga dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek
-
Roy Suryo Cs akan Boyong Bonatua Silalahi Jadi Ahli Meringankan di Kasus Ijazah Jokowi
-
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen
-
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu