- Satpol PP menertibkan pedagang kaki lima yang berdagang di trotoar kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, pada Rabu (11/2/2026).
- Penertiban gabungan juga menyasar parkir liar dengan 85 motor terjaring Operasi Cabut Pentil dan satu gerobak PKL diamankan.
- Warga mendukung penertiban tersebut agar trotoar steril, meskipun sempat terkejut dengan kedatangan petugas gabungan.
Suara.com - Para pedagang kaki lima (PKL) berhamburan saat petugas Satpol PP melakukan penertiban, di trotoar kawasan Pecinan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat.
Para pedagang ditertibkan lantaran berjualan di trotoar. Mayoritas pedagang yang menggunakan gerobak langsung meninggalkan lokasi saat melihat kedatangan petugas.
Bahkan, ada juga pedagang yang meninggalkan barang dagangannya akibat tidak bisa membereskan tepat waktu. Mereka lebih memilih meninggalkan lokasi sebelum sempat para petugas mendekat.
Tak hanya pedagang, penertib lan yang dilakukan oleh petugas gabungan ini juga sempat mengagetkan pengunjung.
Salah satunya, Winda (21), yang mengaku sempat kaget saat para pedagang sedang bergegas membawa barang-barang mereka.
"Kirain ada apaan kan, enggak taunya ada penertiban pedagang," kata Winda, di Jakarta Barat, Rabu (11/2/2026).
Meski demikian, Winda mendukung penertiban yang dilakukan petugas, agar trotoar di kawasan Glodok steril dari pedagang dan parkir liar.
"Karena biar enggak menghambat, soalnya kan jualannya di trotoar, seharusnya ada tempat khusus," ucap dia.
Winda mengaku, jika baru pertama kali datang ke kawasan Pecinan Glodok ini. Kesan pertama saat tiba di kawasan Pecinan yaitu bangunan yang menurutnya sangat unik.
Baca Juga: Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta
"Tempatnya bagus, bangunannya juga unik ya," katanya.
Ia mengaku, sengaja datang ke kawasan Pecinan Glodok untuk mencicipi kuliner. Salah satunya kuliner yang berada di kawasan Petak Enam.
"Banyak ya makanan viral di petak enam, kayak cheese (keju) gitu," jelasnya.
Tak hanya menertibkan pedagang, petugas juga melakukan operasi cabut pentil (OCP) di trotoar kawasan Pecinan Glodok.
Total ada 85 motor yang terjaring operasi lantaran parkir di atas trotoar. Selain itu, petugas juga menyita satu gerobak yang ditinggal kabur oleh pemiliknya akibat kedatangan petugas.
"Hasilnya ada sekitar 8 PPKS yang kita jangkau, kemudian 85 motor di-OCP (Operasi Cabut Pentil) oleh Dishub. Ada 1 lapak kami angkut karena tidak ada pemiliknya," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar.
Berita Terkait
-
Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta
-
Menimbun Pangan atau Naikkan Harga Saat Ramadan? Bisa Dipenjara 5 Tahun Lebih!
-
Menjaga Detak Masa Lalu: Kisah Kesetiaan di Balik Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Siapa Hakim Andi Saputra? Dissenting Opinion dan Minta Nadiem Makarim Dibebaskan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Beda Drastis dari Hari Pertama, Pendukung Roy Suryo Tak Lagi Padati PN Jaksel
-
Ambil Alih Lahan di Kedoya, Kuasa Hukum Ahli Waris Bongkar Modus Surat Mencari Tanah
-
Dokter Icha Tewas Diduga Diintimidasi Anggota DPRD, Puan Maharani Murka: Usut Tuntas!
-
Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun
-
Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun
-
Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil
-
Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung
-
Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar