- Audiensi antara perwakilan guru madrasah dan DPR/Kemenag menghasilkan komitmen pengangkatan 630.000 guru swasta menjadi P3K.
- Disepakati pula pencairan TPG bulanan minimal Rp2 juta dan alokasi Rp27 triliun untuk sertifikasi guru.
- Akan dilaksanakan digitalisasi dan revitalisasi madrasah swasta, serta revisi aturan Menpan RB terkait data BKN.
Suara.com - Aksi damai guru-guru madrasah swasta membuahkan hasil signifikan setelah perwakilan guru diterima beraudiensi dengan pimpinan DPR RI, Komisi VIII, dan jajaran Kementerian Agama pada Rabu (11/2/2026).
Ribuan guru madrasah yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia dan Federasi Guru Seluruh Negeri Indonesia (FGSNI) melakukan aksi di pintu gerbang utama Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa.
Pimpinan Pusat PGM Indonesia, Feri Setiawan, dan Sekretaris PGM Indonesia, Arif Ripandi, menyampaikan lima poin utama hasil kesepakatan dalam audiensi tersebut.
Berikut adalah 5 hasil audiensi yang menjadi angin segar bagi nasib guru madrasah di Indonesia:
1. Pengangkatan 630.000 Guru Madrasah Swasta Menjadi P3K
Pemerintah dan DPR RI berkomitmen untuk mengalokasikan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi guru di madrasah swasta dengan jumlah yang fantastis, yakni sekitar 630.000 orang. Panja (Panitia Kerja) pun telah dibentuk untuk mengawal hal ini.
"Beliau, sekretariat beliau, berkomitmen ya untuk keseriusan membela guru swasta dan bahkan sudah dibentuk Panja-nya, supporting anggarannya untuk dialokasikan pengangkatan P3K guru di madrasah swasta. Kurang lebih 630.000," jelas Arif.
2. Tunjangan Profesi Guru (TPG) Cair Setiap Bulan
Salah satu tuntutan utama adalah kepastian pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang selama ini sering terlambat. Hasil audiensi menyepakati komitmen pencairan TPG menjadi satu bulan sekali dengan besaran minimal Rp2 juta.
Baca Juga: Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
"Ya, tunjangan cair per bulan itu minta komitmennya yakni tunjangan profesi guru. Kita meminta untuk adanya pencairan satu bulan satu kali, eh maaf, dicairkan per bulan gitu ya. Besarannya 2 juta ya, dan yang sudah inpassing tentu variasi besarannya," ujar Arif Ripandi.
3. Anggaran ABT Rp27 Triliun untuk Percepatan Sertifikasi
Untuk mengatasi masalah 51% guru madrasah yang belum tersertifikasi, pemerintah menyiapkan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp27 triliun.
Anggaran ini khusus dialokasikan untuk mempercepat proses sertifikasi guru agar segera mendapatkan hak tunjangannya.
4. Kesetaraan Layanan Digitalisasi dan Revitalisasi Madrasah
Tidak ada lagi diskriminasi antara sekolah umum dan madrasah swasta. Tahun ini, Komisi VIII dan Kemenag menganggarkan program digitalisasi dan perbaikan sarana fisik (revitalisasi) untuk madrasah swasta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar