- Audiensi antara perwakilan guru madrasah dan DPR/Kemenag menghasilkan komitmen pengangkatan 630.000 guru swasta menjadi P3K.
- Disepakati pula pencairan TPG bulanan minimal Rp2 juta dan alokasi Rp27 triliun untuk sertifikasi guru.
- Akan dilaksanakan digitalisasi dan revitalisasi madrasah swasta, serta revisi aturan Menpan RB terkait data BKN.
"Tahun ini pun Komisi 8 dan Kementerian Agama menganggarkan untuk program pengadaan digitalisasi di madrasah atau TV Plat sebagaimana sekolah. Lalu juga program revitalisasi di madrasah. Jadi intinya bahwa pemenuhan hak-hak madrasah swasta itu tengah dianggarkan," ucap Arif.
5. Revisi Aturan Menpan RB dan Pengakuan Data BKN
PGM Indonesia mendorong revisi pasal-pasal di Menpan RB yang menghambat guru swasta. Selain itu, ditegaskan bahwa guru yang memiliki SK Inpassing berlogo Garuda datanya sudah masuk dalam database birokrasi dan harus tercatat di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menuju akhir aksi damai, di atas mobil komando, Pimpinan Pusat PGM Indonesia, Feri Setiawan, memberikan semangat kepada massa aksi bahwa perjuangan mereka telah didengar hingga ke tingkat tertinggi.
"Insyaallah dalam waktu dekat mereka sudah akan mengabulkan permohonan kita," tegas Feri Setiawan disambut gemuruh takbir dari para guru.
Feri juga menambahkan bahwa aspirasi ini akan langsung diteruskan ke Presiden melalui Wakil Pimpinan DPR.
"Terakhir juga kami atas nama pimpinan pusat PGM Indonesia dan FGSNI mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPR yang langsung menerima. Sekali lagi, yang menerima kita adalah wakil pimpinan DPR yang akan langsung menyampaikan kepada Presiden," pungkas Feri.
Meski demikian, PGM Indonesia memberikan peringatan bahwa mereka akan melakukan evaluasi dalam kurun waktu satu bulan.
Jika tidak ada pergerakan nyata dari komitmen fiskal dan politik tersebut, guru madrasah mengancam akan kembali melakukan aksi di berbagai daerah.
Baca Juga: Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
Reporter : Dinda Pramesti K.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
-
Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi
-
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama