- Dua pria ditangkap warga karena memeras juru parkir di Terminal Depok menggunakan pistol mainan dan atribut palsu.
- Modus pelaku adalah mengaku sebagai anggota polisi untuk meminta uang secara paksa dan meyakinkan korban dengan atribut.
- Polres Metro Depok mengamankan barang bukti termasuk pistol mainan serta pakaian bertuliskan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Suara.com - Dua pria yang berpura-pura menjadi anggota polisi ditangkap usai memeras juru parkir atau jukir di Terminal Depok, Jawa Barat. Keduanya meminta uang secara paksa dengan mengaku sebagai aparat dan membawa pistol mainan.
Kasus ini terungkap setelah aksi mereka dipergoki warga. Video penangkapan sempat beredar dan memperlihatkan kedua pelaku diamankan di lokasi.
"Dua pemuda yang tertangkap tangan oleh seorang warga diduga melakukan pemerasan terhadap juru parkir di Terminal Depok," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Made menjelaskan, modus pelaku yakni meminta uang kepada korban dengan dalih sebagai anggota kepolisian. Untuk meyakinkan korban, mereka membawa atribut dan pistol mainan.
"Modusnya meminta uang secara paksa mengaku sebagai anggota polisi dengan membawa pistol mainan," ungkapnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Dalam foto yang diterima Suara.com, terlihat pistol mainan berwarna hitam yang menyerupai senjata api. Barang bukti lainnya berupa baju bertuliskan ‘Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya’ dan kabel ties warna merah.
"Baju, kabel ties warna merah, dan pistol mainan. Saat ini sudah diamankan oleh Reskrim Polres Metro Depok," jelas Made.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Metro Depok untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
Baca Juga: KY akan Periksa 2 Hakim PN Depok yang Jadi Tersangka untuk Penegakan Kode Etik
Berita Terkait
-
KY akan Periksa 2 Hakim PN Depok yang Jadi Tersangka untuk Penegakan Kode Etik
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
-
KPK Ungkap Meeting of Minds di Balik Suap Pengadilan Negeri Depok
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah
-
Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas
-
Noel Ogah Ucapkan Terima Kasih ke Pimpinan KPK: Muak, Licik Seperti Bocil
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina