- Kecelakaan beruntun dua bus Transjakarta terjadi pada Senin (23/2/2026) di Koridor 13 Jakarta Selatan akibat pengemudi mengalami microsleep.
- Tabrakan "adu banteng" di jalur layang melibatkan bus kosong (dikemudikan Y) dan bus bermuatan (dikemudikan AS) menyebabkan 24 penumpang luka.
- Total 24 korban luka, termasuk dua patah tulang, dievakuasi ke RS Sari Asih dan RS Bakti Mulya; dipastikan tidak ada korban jiwa.
Seluruh korban yang mengalami luka-luka segera dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan medis. Petugas di lapangan membagi rujukan rumah sakit berdasarkan tingkat keparahan luka dan kedekatan lokasi guna mempercepat penanganan darurat.
Para penumpang yang mengalami luka-luka, kata dia, dirawat di RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulya Slipi. Penanganan medis difokuskan pada pemulihan trauma fisik akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi di jalur layang tersebut.
Meskipun jumlah korban luka cukup banyak, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
Namun, beberapa penumpang dilaporkan mengalami cedera serius yang memerlukan perawatan intensif dan tindakan medis lebih lanjut di rumah sakit.
"Dua orang di antaranya mengalami patah tulang, dirawat di RS Sari Asih Ciledug. Korban meninggal tidak ada, sedangkan evakuasi dua bus yang terlibat laka sedang dilakukan," tutur Ojo.
Sebelum adanya pembaruan data menjadi 24 orang, pihak Polda Metro Jaya sempat merilis data awal mengenai jumlah korban yang terdampak kecelakaan di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) tersebut.
Informasi awal ini dihimpun sesaat setelah petugas tiba di lokasi untuk melakukan sterilisasi jalur.
"Korban saat ini terdata 23 orang dan kondisi luka ringan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman untuk memastikan apakah ada faktor teknis lain selain faktor kelalaian manusia.
Baca Juga: Ini Penampakan Dua Bus TransJakarta yang Ringsek Usai Adu Banteng di Jalur Langit
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan secara mendetail untuk menyusun laporan lengkap mengenai kecelakaan yang sempat menghambat operasional Transjakarta di Koridor 13 tersebut.
"Saat ini, petugas lalu lintas sedang mengevakuasi korban ke RS terdekat untuk pemulihan dan lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan pengaturan lalu lintas," ujar Budi.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Penampakan Dua Bus TransJakarta yang Ringsek Usai Adu Banteng di Jalur Langit
-
Diduga Sopir Mengantuk, Transjakarta Tanggung Biaya Medis Korban Tabrakan Dua Armada di Koridor 13
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Jakarta Tergenang Banjir, Cek Daftar Rute Transjakarta yang Stop Operasi dan Dialihkan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal