- Kabupaten Bandung Barat menyediakan tujuh lokasi favorit untuk kegiatan ngabuburit menyambut Ramadhan 2026.
- Destinasi unggulan menawarkan suasana sejuk pegunungan, menjauh dari hiruk pikuk kepadatan atmosfer perkotaan.
- Terdapat rekomendasi praktis meliputi menghindari kemacetan dan perlunya reservasi tempat jauh hari sebelumnya.
Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menawarkan beragam opsi lokasi favorit bagi masyarakat lokal maupun wisatawan untuk melaksanakan kegiatan ngabuburit.
KBB menyajikan suasana ngabuburit yang teduh berkat udara sejuk dan panorama pegunungan, menjauhi keramaian perkotaan.
Bagi yang merencanakan perjalanan Ramadhan 2026, beberapa destinasi unggulan di KBB yang sedang populer dan layak dikunjungi telah teridentifikasi.
Terdapat tujuh lokasi utama yang direkomendasikan untuk mengisi waktu menjelang azan Maghrib di wilayah Bandung Barat.
Rekomendasi pertama adalah Masjid Al-Irsyad Satya di Kota Baru Parahyangan, menawarkan opsi ngabuburit bernuansa religi.
Masjid karya arsitek Ridwan Kamil ini terkenal dengan desain megahnya yang tidak menggunakan kubah serta menyuguhkan ketenangan di sore hari.
Pengunjung dapat mengikuti kegiatan seperti itikaf atau mendengarkan kajian sebelum waktu berbuka puasa tiba.
Keunggulan lokasi ini adalah kedekatannya dengan Bumi Hejo, sebuah pusat kuliner baru yang sedang menjadi sorotan utama.
Destinasi populer selanjutnya adalah Bumi Hejo yang berlokasi di Padalarang, area Kota Baru Parahyangan.
Bumi Hejo kini berfungsi sebagai titik pertemuan baru bagi kaum muda dan keluarga dengan konsep ruang terbuka (open-space).
Tempat ngabuburit di Bandung Barat ini dilengkapi dengan berbagai tenant makanan dan minuman kekinian yang beragam.
Aktivitas yang bisa dilakukan meliputi santai sore, bermain di area anak (playground), hingga mencari takjil yang menarik secara visual.
Disarankan untuk tiba sekitar pukul 16.30 WIB agar mendapatkan lokasi duduk yang nyaman di area luar ruangan.
Floating Market Lembang tetap menjadi destinasi klasik yang mempertahankan popularitasnya di tahun 2026.
Tempat ini telah menambahkan zona-zona baru yang dirancang lebih ramah untuk pejalan kaki di area utamanya.
Di sini, pengunjung dapat memberi makan kelinci, menaiki perahu di danau, serta berburu takjil tradisional di pasar terapung untuk berbuka.
Bagi pecinta alam yang mencari pengalaman tidak biasa, Stone Garden dan Pawon Cave di Cipatat direkomendasikan sebagai opsi ngabuburit alternatif.
Wisatawan alam dapat menikmati sedikit aktivitas fisik menyusuri hamparan batu purba di Stone Garden sambil mengabadikan momen matahari terbenam dari puncak bukit kapur.
Dusun Bambu di Cisarua kini menawarkan konsep bersantap di luar ruangan (outdoor dining) yang lebih eksklusif pada tahun 2026.
Tempat ngabuburit ini populer dengan paket buka puasa bersama di pinggiran danau yang banyak diminati pengunjung.
Selain itu, pengunjung juga dapat menjelajahi Galeri Flora Indonesia atau bersantai di area perkemahan mewah (glamping) yang tersedia di sana.
Lembang Park & Zoo menjadi salah satu lokasi tren untuk ngabuburit di Bandung Barat saat ini, membuktikan kebun binatang tetap menarik di sore hari.
Pengunjung dapat melihat koleksi satwa dan menikmati desain arsitektur modern sebelum waktu berbuka tiba.
Kegiatan seperti mengunjungi Bird Aviary atau bersantai di Neko Cat Cafe dapat dilakukan menjelang Maghrib, menghibur anak-anak selama menunggu waktu berbuka.
Sarae Hills di Lembang menawarkan pengalaman ngabuburit dengan latar belakang yang menyerupai ikon dunia seperti Santorini atau Paris.
Tempat ini menyediakan spot foto bertema mancanegara dan menawarkan pemandangan kota Bandung dari ketinggian, ideal untuk pasangan muda yang mencari lokasi Instagramable.
Sebagai saran praktis, pengunjung diimbau untuk selalu membawa perlengkapan hujan seperti payung atau jaket karena area Lembang rawan hujan sore.
Untuk destinasi populer seperti Dusun Bambu atau tempat makan di kawasan Punclut, pemesanan tempat minimal tiga hari sebelumnya sangat dianjurkan.
Sebaiknya hindari penggunaan jalur utama Lembang sekitar pukul 16.00 WIB untuk mengantisipasi potensi kemacetan tinggi di sekitar area seperti Farmhouse.
Berita Terkait
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Ngabuburit: Budaya Menunggu Buka Puasa yang Melegenda dari Tanah Sunda
-
30 Ide Kata-Kata Ngabuburit Lucu yang Bikin Nunggu Buka Puasa Nggak Kerasa
-
Ngabuburit Anti-Gabut: 5 Ide Kegiatan Seru Menjelang Buka Puasa
-
Ramadan 2026, Taman Softball GBK Jadi Spot Ngabuburit dengan Pilihan Kuliner Beragam
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasus Suap Impor Barang KW, KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan