Ayatollah Ali Khamenei semasa hidup.
Baca 10 detik
- DPP Ahlulbait Indonesia (ABI) berduka atas gugurnya Ayatollah Khamenei akibat serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
- ABI menilai aksi militer tersebut merupakan preseden buruk dan bentuk imperialisme nyata yang melanggar kedaulatan negara.
- ABI meyakini ideologi dan visi perlawanan yang ditinggalkan Khamenei akan terus menguat meski sosok fisiknya telah tiada.
Menyikapi dinamika global yang memanas pasca peristiwa ini, DPP Ahlulbait Indonesia merumuskan empat poin utama sebagai bentuk komitmen dan langkah ke depan bagi para anggotanya dan umat Islam secara luas di Indonesia:
- Penghormatan Tertinggi kepada Seorang Syahid Umat: ABI memberikan penghormatan atas konsistensi dan keberanian Imam Ali Khamenei dalam menunaikan amanah kepemimpinan hingga akhir hayatnya di jalan perjuangan.
- Penegasan Sikap Anti-Penjajahan: Organisasi ini menyatakan berdiri teguh menolak segala bentuk intervensi asing dan dominasi terhadap bangsa mana pun, menegaskan bahwa perlawanan terhadap kezaliman adalah mandat moral.
- Konsolidasi Solidaritas Umat: ABI menyerukan kepada seluruh umat Islam, khususnya para pengikut Ahlul Bait di Indonesia, untuk tetap tenang namun waspada, serta meningkatkan literasi politik dan memperkuat persatuan di tengah situasi global yang kompleks.
- Seruan Spiritualitas dan Keteguhan: Sebagai bentuk penghormatan terakhir, ABI mengajak seluruh jamaah untuk menyelenggarakan majelis doa dan tilawah Al-Qur’an selama tujuh hari berturut-turut.
"Kesedihan harus melahirkan keteguhan, bukan keputusasaan," pesan ABI dalam pernyataannya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi