- IRGC mengklaim menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik sebagai balasan serangan AS dan Israel.
- Pentagon membantah serangan terhadap kapal induk namun mengonfirmasi tiga personel militer AS tewas dalam operasi di Iran.
- Operasi balasan Iran tersebut menyusul gugurnya pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akibat agresi militer Sabtu lalu.
Ketegangan ini bermula dari agresi Israel dan Amerika Serikat pada hari Sabtu (28/2/2026) yang melanggar kedaulatan nasional Iran.
Dalam serangan udara tersebut, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur di kediamannya.
Iran bersumpah akan membalas dendam meskipun Presiden Donald Trump telah mengancam akan merespons dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya jika Iran berani membalas.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyebut pembunuhan Khamenei sebagai sebuah “deklarasi perang terhadap umat Islam”.
Dalam pidatonya, ia menegaskan: “Iran menganggap adalah tugas dan hak sahnya untuk membalas dendam terhadap para pelaku dan otak di balik kejahatan bersejarah ini.”
Serangan Meluas ke Berbagai Kota Besar
Operasi "True Promise 4" yang diluncurkan IRGC pada hari Minggu memicu ledakan di berbagai kota utama di kawasan Teluk dan Israel.
Laporan menyebutkan ledakan terdengar di Riyadh, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Manama, hingga Yerusalem dan Tel Aviv.
Layanan penyelamatan Israel melaporkan empat orang tewas dalam serangan rudal terbaru tersebut.
Baca Juga: Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
Ali Larijani, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang berpengaruh, melalui unggahan media sosialnya menyatakan dengan nada yang meniru gaya retorika Trump: “Hari ini kita akan memukul mereka dengan kekuatan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.”
Dampak konflik ini juga merembet ke negara tetangga. Di Karachi, Pakistan, sedikitnya sembilan orang tewas akibat luka tembak dalam demonstrasi pro-Iran di depan konsulat AS.
Sementara itu di Irak dan Pakistan, massa dilaporkan mencoba menyerbu misi diplomatik Amerika Serikat sebagai bentuk kemarahan atas serangan AS-Israel ke Iran.
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?