Suara.com - Sikap Jepang dalam merespons konflik terbaru di Timur Tengah menarik perhatian global. Jepang enggan kutuk serangan Israel ke Iran, meskipun serangan tersebut dilakukan bersama Amerika Serikat dan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Alih-alih langsung mengambil posisi tegas, pemerintah Jepang memilih untuk berhati-hati dan fokus pada pengumpulan informasi.
Bagi Anda yang mengikuti dinamika geopolitik, langkah ini menunjukkan pendekatan diplomasi yang khas dari Jepang.
Jepang enggan kutuk serangan Israel ke Iran bukan tanpa alasan, melainkan karena mempertimbangkan hubungan internasional, stabilitas energi, hingga keselamatan warganya di kawasan konflik.
Berikut sejumlah fakta penting yang menjelaskan sikap tersebut, seperti Suara.com rangkum dari Kyodo News.
1. Jepang memilih sikap hati-hati dan menahan komentar
Perdana Menteri Sanae Takaichi tidak secara eksplisit mendukung maupun mengkritik serangan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Sikap ini mencerminkan strategi Jepang yang cenderung menghindari pernyataan yang dapat memperkeruh situasi.
Sebagai sekutu dekat Amerika Serikat, Jepang berada dalam posisi yang cukup rumit. Di satu sisi, mereka memiliki hubungan strategis dengan Washington.
Di sisi lain, Jepang juga menjaga hubungan baik dengan Iran selama bertahun-tahun. Karena itu, Jepang enggan kutuk serangan Israel ke Iran agar tidak merusak keseimbangan diplomatik yang sudah terjalin.
Baca Juga: Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Ini Kata Bahlil soal Pasokan BBM
"Kami akan bekerja dalam koordinasi dengan komunitas internasional untuk meredakan situasi lebih awal dan terus melakukan segala upaya diplomatik yang diperlukan", kata Takaichi.
2. Fokus utama pada keselamatan warga Jepang
Pemerintah Jepang langsung mengambil langkah cepat untuk melindungi warganya di kawasan Timur Tengah. Sanae Takaichi telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan keselamatan warga Jepang, termasuk yang berada di Iran.
Kementerian Luar Negeri Jepang juga telah mengimbau warganya untuk segera meninggalkan wilayah berisiko dan meningkatkan kewaspadaan.
3. Kekhawatiran besar terhadap jalur energi global
Salah satu alasan utama Jepang enggan kutuk serangan Israel ke Iran adalah ketergantungan besar mereka terhadap energi dari Timur Tengah. Jepang sangat bergantung pada impor minyak mentah, dan sebagian besar pasokan tersebut melewati Selat Hormuz.
Berita Terkait
-
Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Ini Kata Bahlil soal Pasokan BBM
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace, Ketua MPR Bocorkan Sikap Prabowo
-
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?
-
Menanti Tuhan yang Diam: Pergulatan Iman dalam Silence Karya Shusaku Endo
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT