- Tunjangan Profesi Guru madrasah mulai dicairkan Kemenag secara bertahap pekan ini.
- Sebanyak 246.449 SKAKPT guru madrasah telah terbit guna percepat penyaluran tunjangan.
- Kemenag jadwalkan penerbitan lanjutan SKAKPT guru madrasah hingga sembilan Maret mendatang.
Suara.com - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan bahwa Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah akan mulai dicairkan secara bertahap pada pekan ini. Penyaluran ini dilakukan seiring dengan percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan atau SKAKPT bagi para pendidik yang telah memenuhi persyaratan administrasi.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), Amien Suyitno, menyatakan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar, guna menjamin hak para guru madrasah dapat segera tersalurkan.
"Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima," ujar Amien Suyitno di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Amien menambahkan bahwa guru madrasah yang SKAKPT-nya telah terbit dapat memantau proses pencairan dalam waktu dekat. Berdasarkan data per 4 Maret 2026, dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah resmi diterbitkan.
Jumlah tersebut mencakup 32.081 guru yang dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025. Sementara itu, sebanyak 158.989 guru lainnya masih dalam tahap finalisasi administrasi untuk penerbitan tahap selanjutnya.
Bagi guru yang belum mendapatkan SKAKPT, Ditjen Pendidikan Islam telah menjadwalkan penerbitan lanjutan, yakni tahap ketiga pada 7 Maret dan tahap keempat pada 9 Maret 2026. Seluruh proses diharapkan tuntas segera agar distribusi tunjangan berjalan maksimal.
Menurut Amien, penyaluran TPG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan serta apresiasi terhadap dedikasi para guru madrasah. Kemenag juga terus memperkuat sistem digitalisasi administrasi guna memastikan penyaluran dana berjalan transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.
“TPG adalah penghargaan negara atas profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Kami berkomitmen untuk memastikan penyalurannya semakin cepat dan tepat waktu,” pungkasnya.
Baca Juga: Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi