- Kedutaan Besar Iran di Tiongkok menolak sumbangan uang dari warga Tiongkok meskipun terdapat solidaritas publik.
- Partai Komunis dan pemerintah China secara terbuka mendukung Iran dalam mempertahankan kedaulatan dari agresi Israel dan AS.
- Menlu China Wang Yi menuduh AS dan Israel melanggar Piagam PBB, mendesak penghentian perang melalui jalur diplomatik.
Suara.com - Republik Islam Iran terus memanen dukungan internasional saat menghadapi perang agresi yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat.
Salah satunya adalah dari masyarakat Republik Rakyat China. Namun, sikap solidaritas membuat Kedubes Iran setempat terharu, tapi sekaligus kebingungan.
Pasalnya, tak sedikit warga negeri Tirai Bambu itu mendatangi atau menelepon Kedubes Iran karena ingin menyumbangkan uang.
Padahal, Iran tidak membutuhkan sumbangan uang, melainkan hanya solidaritas internasional untuk melawan perang agresi Israel-AS yang telah memakan korban jiwa, termasuk 165 siswi SD khusus perempuan, serta Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei.
Bahkan, Kedubes Iran di China sampai harus membuat pengumuman di media sosial Douyin, bahwa mereka tidak menerima sumbangan uang.
Berikut pengumuman tersebut yang telah disulihbahasakan:
Kami berterima kasih kepada rakyat Tiongkok atas dukungan mereka yang tulus; bantuan keuangan tidak akan diterima saat ini.
Kedutaan Besar Iran di Tiongkok menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada rakyat Tiongkok yang beradab dan adil.
Semangat kemanusiaan Anda, pilihan Anda untuk menegakkan keadilan, dan dukungan Anda kepada rakyat Iran dalam mengutuk keras serangan brutal Amerika Serikat dan Israel terhadap anak-anak dan warga sipil Iran adalah tindakan kebaikan yang tidak akan pernah kami lupakan.
Baca Juga: Aksi Bentang Bendera Iran Warnai Kebebasan Delpedro Marhaen Cs dari Dakwaan Kasus Aksi Agustus
Dalam hal ini, Kedutaan Besar dengan sungguh-sungguh memberitahukan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa, berdasarkan penilaian yang cermat terhadap kapasitas nasional saat ini, Republik Islam Iran saat ini tidak berencana untuk menerima bantuan keuangan dari organisasi atau individu Tiongkok yang bersahabat.
Jika situasinya berubah di masa mendatang dan hal itu menjadi perlu, kami akan memberitahukan Anda secara terpisah.
China Dukung Iran Lawan Imperialisme Israel-AS
Partai Komunis China dan pemerintah secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Iran untuk membela kedaulatan dan hak bela diri.
Langkah berani ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, yang menegaskan posisi Beijing dalam peta konflik global.
Dalam pembicaraan diplomatik tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Senin awal pekan. ini, Wang menekankan bahwa Beijing tidak akan tinggal diam melihat mitra strategisnya ditekan secara militer.
Berita Terkait
-
Aksi Bentang Bendera Iran Warnai Kebebasan Delpedro Marhaen Cs dari Dakwaan Kasus Aksi Agustus
-
Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS
-
Tolak Perang dan 'Mati Demi Israel', Veteran Marinir AS Diseret Keluar Ruang Kongres
-
Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"
-
Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Azerbaijan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun