- Pemprov DKI Jakarta fokus menstabilkan TPST Bantargebang pasca-longsor untuk keselamatan pekerja dan menata ulang zona timbunan sampah.
- Dinas LH DKI Jakarta memastikan layanan pembuangan sampah Jakarta tetap berjalan meski dengan titik pembuangan sementara khusus malam hari.
- Insiden longsor di TPST Bantargebang mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan, memicu operasi tanggap darurat.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah berfokus melakukan stabilisasi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.
Langkah ini diambil sebagai tindakan darurat untuk mencegah potensi longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan pekerja.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa penataan ulang zona timbunan sampah menjadi prioritas utama demi keamanan operasional.
"Penataan dan penguatan zona timbunan dilakukan secara bertahap agar struktur timbunan kembali stabil dan aman bagi operasional di lapangan," kata Asep di Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Asep menjelaskan bahwa proses penguatan ini baru dilakukan setelah lokasi dinyatakan benar-benar aman bagi petugas.
"Setelah area dinilai aman, kami langsung melakukan stabilisasi dan penataan zona timbunan agar kondisi kembali terkendali," katanya.
Layanan Sampah Jakarta Tetap Berjalan
Meski proses penanganan dampak longsor masih berlangsung, Pemprov DKI memastikan ritme pembuangan sampah dari Jakarta tidak berhenti total.
Guna menjaga kelancaran, satu titik pembuangan sementara telah dibuka khusus pada malam hari, sementara dua titik lainnya masih dalam tahap perapihan.
Baca Juga: Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya
Namun, untuk mempercepat proses evakuasi dan menghindari kepadatan kendaraan di lokasi terdampak, Asep telah menginstruksikan jajaran Suku Dinas (Sudin) LH di seluruh wilayah Jakarta untuk menunda pengiriman sampah sementara waktu.
Langkah ini diambil untuk memastikan sistem pengangkutan sampah Jakarta tetap berjalan, sekaligus meminimalkan antrean truk selama proses evakuasi dan penanganan di area terdampak.
"Fokus kami adalah keselamatan, penanganan korban serta memastikan operasional pengelolaan sampah Jakarta dapat segera pulih dengan aman,” tegas Asep.
Insiden longsor di TPST Bantargebang ini menyisakan duka mendalam dengan catatan empat korban meninggal dunia. Para korban diketahui merupakan pemilik warung, pemulung, serta seorang sopir truk Sudin LH Jakarta Pusat.
Selain korban jiwa, satu orang pengemudi truk Sudin LH Jakarta Selatan bernama Slamet dilaporkan mengalami luka ringan.
Slamet telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Menyikapi tragedi ini, Pemprov DKI telah mengaktifkan operasi tanggap darurat secara menyeluruh. Hal ini mencakup penanganan korban, pendampingan bagi keluarga terdampak, hingga stabilisasi total area agar tragedi serupa tidak terulang kembali dan pelayanan publik tetap bisa segera pulih. (Antara)
Berita Terkait
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
-
Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya
-
Betrand Tewas Ditembak, Polisi Klaim Tidak Sengaja
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?