News / Internasional
Senin, 09 Maret 2026 | 23:00 WIB
Ilustrasi ayam
Baca 10 detik
  • Profesor psikologi Kanada, Sonia Kong, University of Northern British Columbia, menggunakan ayam bernama Saturday sebagai hewan pendukung emosional.
  • Ayam berusia 11 bulan ini diadopsi di Prince George, British Columbia, dan membantu Kong mengurangi stres dengan kehadiran serta respons emosionalnya.
  • Kong juga meneliti dampak interaksi hewan peliharaan terhadap perkembangan sosial dan emosional remaja melalui survei internasional.

“Kami ingin melihat apakah ada perbedaan budaya dan bagaimana waktu yang dihabiskan bersama hewan peliharaan memengaruhi remaja dari latar belakang yang berbeda,” kata Kong.

Meski kisah ayam peliharaan ini terdengar unik, keluarganya perlahan mulai menerima keputusan tersebut.

Bahkan orang tuanya sempat bercanda soal kemungkinan ayam itu dijadikan makanan.

“Saya bilang, ‘Tidak mungkin! Dia adalah hewan peliharaan,’” ujar Kong sambil tertawa.

Load More