- Empat warga Palestina tewas dalam 24 jam di Tepi Barat akibat bentrokan dengan pemukim Israel.
- Tiga korban meninggal karena tembakan saat insiden berbeda di Hebron dan dekat Ramallah.
- Satu korban meninggal karena serangan jantung setelah aparat Israel menembakkan gas air mata di lokasi.
Beberapa jam kemudian, serangan lain terjadi di pinggiran desa Khirbet Abu Falah, dekat Ramallah. Puluhan pemukim dilaporkan menyerbu desa pada dini hari.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan sekitar 70 hingga 80 orang datang dengan membawa tongkat dan sebagian mengenakan penutup wajah.
“Mereka mulai menembaki warga. Dua orang tertembak di kepala,” ujarnya.
Dua korban yang tewas dalam insiden tersebut adalah Thaer Hamayel (30) dan Farea Hamayel (57). Keduanya meninggal di lokasi kejadian.
Korban Tewas Akibat Gas Air Mata
Sekitar setengah jam setelah penembakan, tentara tiba di lokasi dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.
Seorang warga lainnya, Mohammad Hassan (55), kemudian mengalami serangan jantung dan meninggal dunia.
Sumber keamanan Israel mengklaim bahwa tembakan yang menewaskan warga dilakukan oleh pemukim, bukan tentara.
Militer Israel juga menyatakan penyelidikan sedang dilakukan terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Momen Abu Janda Diusir Aiman Witjaksono Usai Debat Sengit dengan Feri Amsari Soal Palestina
Warga: Serangan Semakin Sering Terjadi
Warga setempat menyebut kekerasan di wilayah itu semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Mereka menilai situasi perang di kawasan dimanfaatkan untuk memperluas serangan terhadap desa-desa Palestina.
“Ini bukan serangan pertama, tapi yang paling brutal,” kata seorang warga desa, Abd al-Jalil Khattab.
“Mereka ingin menghancurkan desa dan mengambil alih tanah kami.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Momen Abu Janda Diusir Aiman Witjaksono Usai Debat Sengit dengan Feri Amsari Soal Palestina
-
GILA! Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Buat Hancurkan Iran?
-
Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan
-
Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu
-
Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah
-
Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini
-
Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris
-
5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu
-
Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park
-
Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027
-
Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
-
Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara
-
Apa Perbedaan Lipstik Cair dan Lipstik Padat?