- AS berencana melonggarkan sanksi minyak terhadap beberapa negara sebagai respon cepat kenaikan harga global pasca serangan ke Iran.
- Presiden Trump melakukan diskusi konstruktif selama satu jam dengan Presiden Putin membahas Iran serta sinkronisasi penanganan krisis energi dunia.
- Adanya ambisi AS untuk mengontrol cadangan minyak besar Iran dan Venezuela bertujuan melemahkan posisi ekonomi geopolitik China.
Kini, fokus utama Gedung Putih adalah memastikan harga minyak tidak terus melambung lebih tinggi dari perkiraan awal agar tidak merusak stabilitas ekonomi domestik mereka sendiri.
Ambisi Menguasai Cadangan Minyak Dunia
Menurut Tehran Times, Senator Republik Lindsey Graham secara blak-blakan menyebut konflik ini sebagai sebuah investasi yang bagus bagi Amerika Serikat. Ia menyoroti fakta bahwa Iran dan Venezuela secara gabungan memiliki sekitar 31 persen dari cadangan minyak dunia yang diketahui.
Graham menyatakan bahwa AS ingin menjalin kemitraan strategis untuk mengontrol cadangan raksasa tersebut, yang jika berhasil, diklaim akan mendatangkan keuntungan finansial yang sangat besar bagi Washington.
Target Melemahkan Ekonomi China
Di balik isu nuklir, ada motif geopolitik besar untuk menyulitkan posisi China. Senator Graham menyebut penguasaan atas cadangan minyak Iran dan Venezuela sebagai mimpi buruk bagi China.
Sebagai pengimpor minyak terbesar, China sangat bergantung pada stabilitas pasokan energi dari kawasan tersebut. Dengan mengendalikan keran minyak di negara-negara tersebut, AS berharap dapat memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam persaingan ekonomi global melawan Negeri Tirai Bambu.
Berita Terkait
-
Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
-
Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam
-
Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Gegara Kerja Sama Dagang RI-AS, Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Presiden Prabowo ke PTUN
-
Nyepi dan Idulfitri 2026 Berdekatan, Polri Gelar Operasi Ketupat dan Pengamanan Khusus di Bali
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Polri Targetkan Bhabinkamtibmas Jadi Super Polisi yang Serba Bisa Penolong Masyarakat
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait
-
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran