- Konflik antara Iran melawan AS dan Israel telah memasuki hari ke-12, menyebabkan hampir 10.000 lokasi sipil di Iran terdampak serangan.
- Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal berat ke kota-kota Israel dan pangkalan AS, memicu lonjakan harga energi global.
- Dampak meluas mencakup korban jiwa sipil, peringatan hujan hitam oleh WHO, serta serangan yang mengenai wilayah Arab Saudi dan UEA.
Di kawasan Teluk, sejumlah negara mulai menghadapi ancaman langsung. Pertahanan udara Arab Saudi dan Qatar dilaporkan berhasil mencegat rudal serta drone Iran yang diarahkan ke wilayah mereka.
Sementara itu di Uni Emirat Arab, serangan drone memicu kebakaran di kompleks industri Ruwais, salah satu kilang minyak terbesar dunia.
Fasilitas tersebut akhirnya menghentikan operasi sementara sebagai langkah pencegahan.
Di Washington, tekanan politik terhadap Gedung Putih juga meningkat.
Anggota Senat dari Partai Demokrat menuntut sidang publik untuk menjelaskan tujuan dan strategi perang yang sedang berlangsung.
Pentagon mengonfirmasi sekitar 140 tentara Amerika terluka dan tujuh lainnya tewas sejak dimulainya operasi militer yang disebut Operation Epic Fury.
Sementara itu, Gedung Putih menyatakan lebih dari 5.000 target militer telah dihantam di Iran.
Namun pemerintah AS juga sedang menyelidiki serangan yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran yang menewaskan sekitar 175 siswa.
Di Israel, media lokal melaporkan sebagian besar rudal Iran berhasil dicegat sistem pertahanan udara.
Baca Juga: Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal
Meski demikian, sirene serangan udara terus terdengar di sejumlah wilayah termasuk Tel Aviv.
Konflik juga merembet ke negara lain di kawasan. Serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, dilaporkan menewaskan ratusan orang dan memicu perpindahan lebih dari 667.000 warga sipil menurut data PBB.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal
-
Bantu AS Serang Iran, Israel Kena Batunya Sendiri: Turnamen Sepak Bola Terhenti
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait
-
Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Operasi Senyap KPK di Bengkulu, Barang Bukti Dibawa Lewat Jalur VVIP
-
Ketika Jabatan Dipandang sebagai Kekuasaan, Bukan Kepemimpinan
-
GEMPAR di Pasar Kebonagung Sukses Digelar, Gamelan hingga Tarian Meriahkan Suasana
-
Samsung Galaxy Foldable 8 Hadir, Pre-Order Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI
-
3 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Kaki Lebar, Aman buat Daily Training
-
4 Shio yang Beruntung Hari Ini 26 Juli 2026, Ada Naga hingga Kerbau
-
Rilis Kiss N Tell, aespa Tinggalkan Konsep Musik Rasa Besi di Lagu Terbaru
-
5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol
-
Hari Mangrove Sedunia, BNI Perkuat Aksi Hijau di Pesisir
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat