- Kapolri Jenderal Listyo Sigit memastikan stok BBM dan LPG aman selama mudik Lebaran 2026, mengimbau masyarakat tidak panik *buying*.
- Instruksi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dikeluarkan karena prediksi cuaca buruk BMKG.
- Polri diminta memetakan gangguan kamtibmas, mengatur lalu lintas puncak mudik dan balik, serta layanan penitipan rumah kosong.
Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama periode mudik Lebaran 2026 dalam kondisi aman. Ia pun mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
Hal itu disampaikan Kapolri usai memimpin Apel Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Ia mengatakan pemerintah telah memastikan stok energi nasional mencukupi, meskipun situasi global tengah memanas akibat konflik di Timur Tengah.
"Pemerintah memastikan bahwa untuk posisi minyak BBM, LPG saat ini cukup. Jadi, tidak usah ada panic buying. semuanya akan dilayani karena stok kita cukup," ujar Listyo.
Mantan Kabareskrim Polri tersebut juga menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan situasi global yang berpotensi berdampak pada sektor energi.
Karena itu ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan selama masa mudik Lebaran.
"Pemerintah akan terus memberikan perhatian khusus masalah itu sehingga masyarakat tidak usah terlalu panik," katanya.
Siaga Potensi Bencana
Sebelumnya, Listyo juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Arahan itu disampaikan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026.
Baca Juga: Kapolri Wanti-wanti Cuaca Ekstrem Saat Mudik, Jajaran Diminta Siaga Bencana
Dalam amanatnya, Kapolri mengingatkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut kondisi cuaca selama periode mudik berpotensi berawan hingga hujan lebat.
Karena itu, seluruh personel diminta siaga menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Selain potensi bencana, Kapolri juga mengingatkan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan seperti pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow, dan ganjil-genap, serta pengaturan penyeberangan laut dan pemanfaatan lokasi penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat.
Kapolri juga meminta jajaran kepolisian memetakan potensi gangguan kamtibmas selama masa mudik, mulai dari premanisme, balap liar hingga perkelahian antar kelompok. Patroli rutin diminta ditingkatkan, terutama pada titik dan waktu rawan.
Selain itu, Polsek hingga Polres diminta mendata rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Kapolri Wanti-wanti Cuaca Ekstrem Saat Mudik, Jajaran Diminta Siaga Bencana
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
-
Stok BBM Pertamax Tinggal 29 Hari dan Pertamina Dex 45 Hari
-
5 Lipstik Wardah Tahan Lama Buat Lebaran 2026, Anti Luntur Usai Makan Opor
-
Promo Hypermart Lebaran 2026, Sirup Marjan hingga Freiss Diskon Besar hingga Rp8 Ribuan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin
-
Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional
-
Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?
-
Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial
-
Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada
-
Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK
-
Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana
-
Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral