-
Benjamin Netanyahu akui serangan ke Iran hasil kerja sama dengan Amerika Serikat dan regional.
-
Hubungan Netanyahu dan Donald Trump diklaim menguat demi ambisi menata ulang stabilitas kawasan.
-
Operasi militer aliansi ini telah menyebabkan jatuhnya puluhan ribu korban jiwa di Timur Tengah.
Di tengah situasi panas tersebut Netanyahu memberikan pujian setinggi langit terhadap relasi spesialnya dengan Donald Trump.
Ia menyebut hubungan kerja sama tersebut sebagai bentuk kemitraan yang sangat berbeda dibandingkan dengan periode sebelumnya.
“Kami telah menciptakan aliansi yang berbeda dengan Amerika Serikat sebelumnya – aliansi dengan teman baik kami, teman pribadi saya, Presiden Trump. Kami berbicara hampir setiap hari. Kami berbicara dengan bebas, bertukar ide dan saran, dan membuat keputusan bersama," kata Netanyahu.
Komunikasi intensif yang dilakukan setiap hari menunjukkan adanya koordinasi tingkat tinggi dalam pengambilan keputusan politik.
Netanyahu menegaskan bahwa setiap langkah besar yang diambil merupakan hasil dari pertukaran ide yang dilakukan secara bebas.
Perdana menteri Israel itu mengklaim telah berbicara langsung dengan Trump beberapa waktu yang lalu mengenai masa depan.
Dalam percakapan tersebut Trump menyampaikan sebuah pesan yang sangat kuat mengenai kualitas hubungan kedua pemimpin negara.
"Hubungan kami seratus kali lebih kuat daripada hubungan apa pun yang pernah ada antara presiden Amerika dan perdana menteri Israel."
Fokus utama mereka diklaim bukan sekadar kepentingan jangka pendek bagi masing-masing negara yang mereka pimpin saat ini.
Baca Juga: Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!
Visi besar tersebut mencakup keberlangsungan hidup generasi mendatang serta arah masa depan peradaban umat manusia secara global.
Meski diklaim sebagai upaya stabilitas namun kepemimpinan mereka justru dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan dunia.
Rentetan serangan yang diperintahkan oleh kedua tokoh ini telah memicu eskalasi konflik yang sangat merusak di kawasan.
Tercatat puluhan ribu nyawa warga sipil yang tidak berdosa melayang akibat operasi militer di berbagai wilayah konflik.
Agresi militer tersebut meluas mulai dari wilayah Palestina, Lebanon, hingga menyentuh wilayah kedaulatan Yaman dan Iran.
Operasi pemboman yang dilakukan secara berkelanjutan terus menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam di seluruh wilayah Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian