- Pemerintah Kuba menolak tegas spekulasi negosiasi dengan AS mengenai penggantian Presiden Miguel Diaz-Canel.
- Penolakan ini muncul sebagai respons atas laporan media AS mengenai upaya pemerintahan Trump mengganti pemimpin Kuba.
- Ketegangan meningkat akibat sanksi ekonomi AS menyebabkan krisis energi dan pemadaman listrik nasional di Kuba.
Suara.com - Pemerintah Kuba secara tegas menolak spekulasi bahwa mereka bernegosiasi dengan Amerika Serikat terkait nasib Presiden Miguel Diaz-Canel.
Wakil Menteri Luar Negeri, Carlos Fernandez de Cossio, menyebut isu tersebut tidak berdasar dan menyentuh kedaulatan negara.
“Sistem politik Kuba tidak untuk dinegosiasikan, dan tentu saja presiden maupun jabatan pejabat mana pun bukan objek negosiasi dengan Amerika Serikat,” tegas Fernandez de Cossio dalam konferensi pers, Sabtu (20/3/2026) seperti dilansir dari Aljazeera.
Pernyataan ini membantah laporan media AS yang menyebut pemerintahan Donald Trump tengah mendorong penggulingan Diaz-Canel.
Laporan tersebut menyebut skenario yang diinginkan Washington mirip pendekatan terhadap Nicolas Maduro di Venezuela, yakni mengganti pemimpin tanpa membubarkan struktur pemerintahan.
Namun, kritik menyebut pendekatan itu berisiko mempertahankan elit lama, termasuk pengaruh keluarga Fidel Castro yang telah lama berkuasa.
Diaz-Canel sendiri merupakan presiden pertama di luar keluarga Castro sejak 1976, menandai transisi simbolis dalam politik Kuba.
Di sisi lain, ketegangan meningkat setelah Trump memperketat tekanan ekonomi terhadap Kuba.
Washington menghentikan pasokan minyak dari sekutu regional dan bahkan melabeli Kuba sebagai ancaman luar biasa, langkah yang memperburuk krisis energi di pulau tersebut.
Baca Juga: Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
Dampaknya langsung terasa. Kuba mengalami pemadaman listrik nasional setelah lebih dari enam minggu tanpa impor minyak, memengaruhi hampir 10 juta penduduk.
Perserikatan Bangsa-Bangsa pun memperingatkan potensi keruntuhan kemanusiaan jika kondisi terus memburuk.
Meski demikian, Havana tetap membuka ruang dialog terbatas.
“Ada isu-isu kompleks seperti perdagangan dan kompensasi yang bisa dibahas, tetapi membutuhkan dialog serius,” kata Fernandez de Cossio.
Fernandez de Cossio menekankan bahwa Kuba juga menuntut ganti rugi atas embargo panjang yang diberlakukan AS sejak era Perang Dingin.
Sementara itu, Diaz-Canel menuduh Washington melancarkan perang ekonomi untuk melemahkan negaranya.
Berita Terkait
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!
-
Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS
-
Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!