- Dwintha Anggary (36) dibunuh pada Sabtu (21/3/2026) dini hari di Cipayung, Jakarta Timur, dengan tersangka utama WNA Iran bernama Fuad.
- Fuad adalah mantan suami siri korban yang dikenal tertutup dan berhasil ditangkap di Tol Tangerang-Merak sore harinya.
- Motif pembunuhan diduga kuat karena penolakan rujuk dari korban setelah Fuad datang dengan dalih meminjam sepeda motor.
Suara.com - Kasus kematian tragis Dwintha Anggary (36), cucu dari seniman Betawi legendaris Mpok Nori, mengguncang warga Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Di balik peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (21/3/2026) dini hari tersebut, muncul nama Fuad, seorang warga negara asing (WNA) asal Iran yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka utama.
Sosok Fuad menjadi pusat perhatian karena latar belakangnya yang tertutup dan hubungannya yang kompleks dengan korban sebelum nyawa Dwintha melayang di rumah kontrakannya sendiri.
Penyelidikan kepolisian mengungkapkan bahwa Fuad bukan orang asing bagi korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Fuad merupakan mantan suami siri Dwintha.
Keduanya diketahui pernah menjalani kehidupan bersama di Malaysia beberapa tahun silam sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah secara siri.
Namun, hubungan tersebut tidak bertahan lama. Setelah berpisah, Dwintha memilih kembali ke Jakarta dan menetap di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, sementara Fuad tetap berada dalam radar kehidupan korban hingga terjadinya peristiwa berdarah tersebut.
Di lingkungan tempat tinggal korban, sosok Fuad dikenal sangat tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.
Ia hampir tidak pernah terlihat berinteraksi dalam kegiatan kemasyarakatan. Karakteristik Fuad yang menonjol adalah keterbatasan komunikasinya dengan warga lokal, di mana ia lebih sering menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari.
Hal ini membuat keberadaannya di Jakarta tidak banyak diketahui secara mendalam oleh tetangga sekitar, hingga namanya mencuat dalam laporan kepolisian sebagai terduga pelaku pembunuhan.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
Keberadaan Fuad di sekitar lokasi kejadian mulai terendus sehari sebelum jasad Dwintha ditemukan.
Sejumlah saksi memberikan keterangan krusial yang memperkuat dugaan keterlibatan pria asal Iran tersebut.
Pada Jumat (20/3/2026), seorang saksi mata melihat Fuad sedang berjalan kaki di Gang Daman 2 menuju Gang Daman 1 dengan penampilan yang santai, mengenakan kaos berwarna hijau dan celana pendek.
Saksi tersebut bahkan sempat menyapa Fuad saat berpapasan di jalan, menunjukkan bahwa pelaku sudah memantau situasi di sekitar kontrakan korban sebelum melancarkan aksinya.
Kesaksian lain yang memperkuat jejak Fuad datang dari Siti, seorang warga yang melihat pria tersebut di Masjid Al Ikhlas Bambu Apus.
Fuad terpantau masih mengenakan pakaian yang sama saat melaksanakan salat Subuh, tepat beberapa jam sebelum penemuan jasad korban.
Berita Terkait
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Cucu Mpok Nori Dibunuh Orang Irak, Karena Menolak Rujuk?
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi