Suara.com - Pemerintah Inggris melayangkan kecaman keras terhadap apa yang mereka sebut sebagai "ancaman sembrono Iran" menyusul laporan adanya serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia, Samudera Hindia
. Insiden ini menandai titik balik berbahaya dalam eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Meskipun laporan media AS menyebutkan adanya dua rudal balistik yang menyasar pangkalan tersebut antara Kamis malam dan Jumat pagi, Teheran secara resmi membantah keterlibatan mereka.
Hingga kini, pihak Washington belum memberikan komentar resmi terkait serangan di pangkalan yang berjarak 4.000 km dari wilayah Iran tersebut.
Spekulasi Jangkauan Rudal: Ancaman Baru bagi Eropa?
Laporan dari The Wall Street Journal dan CNN menyebutkan bahwa salah satu rudal gagal dalam penerbangan, sementara satu lainnya berhasil dijatuhkan oleh sistem pencegat dari kapal perang AS. Namun, yang menjadi sorotan dunia adalah jarak tempuh rudal tersebut.
Muhanad Seloom, pengamat dari Doha Institute for Graduate Studies, menjelaskan kepada Al Jazeera bahwa jika benar rudal tersebut berasal dari Iran, maka peta kekuatan militer global telah berubah.
"Selama ini Iran dilaporkan hanya memiliki rudal dengan jangkauan 2.000 km. Jika mereka mampu menghantam Diego Garcia yang berjarak 4.000 km, itu artinya London, Berlin, Paris, dan Roma kini berada dalam jangkauan langsung serangan mereka," ungkapnya.
Di sisi lain, pejabat senior Iran menegaskan bahwa mereka sengaja membatasi jangkauan rudal di bawah 2.000 km agar tidak dianggap sebagai ancaman global, sebuah klaim yang juga sempat ditegaskan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi pada awal Maret 2026.
Baca Juga: Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
Respons Keras Inggris dan Manuver Israel
Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, mengutuk serangan tersebut namun tetap menegaskan bahwa Inggris tidak ingin terseret lebih jauh dalam aksi ofensif.
"Jet tempur RAF dan aset militer kami dikerahkan semata-mata untuk melindungi personel di kawasan tersebut. Tindakan di Selat Hormuz adalah bentuk pertahanan diri kolektif," tegas Cooper.
Sementara itu, Kepala Militer Israel, Eyal Zamir, secara terbuka menuduh Iran menggunakan rudal balistik antarbenua dua tahap. Israel bahkan nampak menyudutkan Iran dengan tuduhan incar Eropa.
"Rudal ini tidak ditujukan untuk Israel, melainkan untuk mengancam ibu kota Eropa," klaim Zamir dalam sebuah pernyataan video.
Konteks Perang: Nuklir, Sanksi, dan Pelanggaran Piagam PBB
Berita Terkait
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus
-
Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar
-
Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah
-
Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak
-
Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa
-
Budget Pas-pasan? Ini 20 Ide Hadiah 17 Agustus yang Murah, Unik, dan Pasti Terpakai!
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Menhut Raja Juli Belum Kembalikan Semua Uang Amplop dari Suhardiman Amby