News / Internasional
Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB
Iran klaim tembak F-16 milik Israel.
Baca 10 detik
  • IRGC mengklaim unit pertahanan udaranya berhasil menembak jet tempur F-16 Israel di Iran tengah pada Sabtu dini hari (21/3/2026).
  • Militer Israel mengonfirmasi adanya serangan darat-ke-udara namun membantah bahwa pesawat mereka mengalami kerusakan signifikan.
  • Selain F-16, Iran sebelumnya juga mengumumkan keberhasilan menembak jatuh jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat pada Kamis (19/3/2026).

Suara.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan keberhasilan unit pertahanan udara mereka dalam menyasar jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Israel.

Insiden dramatis ini dilaporkan terjadi di wilayah kedaulatan Iran bagian tengah pada Sabtu (21/3/2026).

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya ketegangan regional yang dipicu oleh serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran pada akhir Februari lalu.

Melalui kanal berita resminya, pihak Garda Revolusi menegaskan bahwa operasi penindakan terhadap pesawat asing tersebut dilakukan pada jam-jam krusial dini hari.

"Sebuah jet tempur F-16 musuh milik rezim Zionis ditembak pada pukul 03.45 di Iran tengah," kata IRGC di situs web Sepah News.

Di sisi lain, militer Israel memberikan konfirmasi mengenai adanya aktivitas serangan yang menyasar pesawat tempur mereka.

Kendati demikian, Tel Aviv enggan merinci spesifikasi jet yang menjadi sasaran rudal tersebut.

Mereka mengeklaim bahwa operasi udara tetap berjalan meski dihujani proyektil darat-ke-udara dari pihak Iran.

Bantahan keras juga datang dari pihak Israel terkait tingkat kerusakan armada mereka.

Baca Juga: Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Menurut klaim mereka, serangan tersebut tidak memberikan dampak berarti bagi kelangsungan operasi udara yang sedang dijalankan.

"Tidak ada kerusakan pada pesawat," klaimnya.

Ketidaksamaan laporan antara kedua belah pihak menciptakan tabir misteri mengenai kondisi fisik pesawat yang dimaksud, meskipun media lokal Iran telah menyebarkan rekaman visual yang menunjukkan kepulan asap tebal di atas langit Iran tengah sebagai bukti kuat adanya hantaman di udara.

Klaim penembakan F-16 ini bukanlah satu-satunya pencapaian yang digembar-gemborkan oleh Teheran dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya, pada Kamis (19/3/2026), Iran sempat mengejutkan dunia internasional dengan mengumumkan jatuhnya jet tempur siluman paling canggih milik Amerika Serikat, F-35 Lightning 2.

Keberhasilan tersebut dikaitkan dengan efektivitas sistem pertahanan udara modern milik Iran yang beroperasi pada dini hari.

Load More