Perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 ini awalnya diluncurkan AS dan Israel dengan dalih melumpuhkan program nuklir Iran. Meski demikian, badan pengawas nuklir PBB dan intelijen AS sempat menyatakan bahwa Iran tidak berada di ambang pembuatan bom nuklir sebelum serangan dimulai.
Beberapa poin penting terkait situasi terkini meliputi:
Krisis Energi: Pemblokiran Selat Hormuz oleh Teheran telah memicu lonjakan harga minyak dunia.
Geopolitik Diego Garcia: Pangkalan ini merupakan objek sengketa kedaulatan antara Inggris dan Mauritius, yang kini semakin krusial sebagai pusat operasi militer AS.
Pelanggaran Hukum: Sejumlah pakar hukum internasional menilai agresi ini melanggar Piagam PBB, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus mendapat tekanan internasional terkait tuduhan kejahatan perang di Gaza.
Analis militer Elijah Magnier menilai serangan ke target yang jauh seperti Diego Garcia adalah sinyal bahwa Iran mencoba mengubah "persamaan biaya" dalam perang ini.
"Iran tidak mencoba memenangkan perang konvensional karena AS jauh lebih kuat. Mereka mencoba menunjukkan bahwa melanjutkan perang ini akan mendatangkan risiko dan biaya yang sangat tinggi bagi Barat," jelas Magnier.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
Berita Terkait
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI