-
Intelijen AS dan Israel gagal melacak keberadaan Mojtaba Khamenei selama perayaan tahun baru Nowruz.
-
Muncul spekulasi bahwa pemimpin baru Iran mengalami cedera parah dan sedang menjalani pemulihan.
-
CIA dan Mossad mencurigai adanya krisis komando di Teheran pasca gugurnya tokoh-tokoh penting.
Suara.com - Dunia intelijen internasional saat ini tengah menaruh perhatian penuh pada situasi politik di Teheran.
Badan mata-mata Amerika Serikat dan Israel dilaporkan sedang mengalami kebuntuan dalam melacak posisi Ayatollah Mojtaba Khamenei.
Ketidakhadiran sosok utama Iran ini menjadi sorotan tajam bertepatan dengan momen perayaan tahun baru Nowruz.
Laporan dari Axios menyebutkan bahwa CIA serta Mossad merasa kesulitan karena Mojtaba tidak menampakkan diri.
Padahal secara tradisi pemimpin tertinggi Iran selalu hadir secara fisik di hadapan publik setiap tahun baru.
Namun pada peringatan Jumat (20/3) kemarin sang pemimpin justru sama sekali tidak terlihat oleh khalayak.
Platform media sosial resminya hanya mengunggah pernyataan tertulis yang berisi ajakan untuk menjaga persatuan nasional.
Sejak didapuk menggantikan mendiang ayahnya yang wafat akibat serangan pada akhir Februari lalu ia belum muncul.
Muncul dugaan kuat bahwa Mojtaba mengalami luka serius akibat peristiwa ledakan yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Baca Juga: Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
Beberapa informasi menyebutkan ia menderita cedera sobek pada wajah serta mengalami patah tulang kaki.
Kabar dari media Kuwait Al Jarida mengklaim bahwa Mojtaba sedang berada di Rusia untuk pemulihan.
Ia disebut diterbangkan ke Moskow menggunakan armada militer atas instruksi langsung dari Presiden Vladimir Putin.
Akan tetapi pernyataan tersebut langsung dimentahkan oleh Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali.
Bantahan diplomatik itu justru membuat status keberadaan sang pemimpin menjadi semakin gelap dan tidak pasti.
Kondisi ini memaksa badan intelijen dunia bekerja ekstra keras untuk mendapatkan koordinat pasti sang pemimpin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?