Kepadatan arus lalu lintas di sekitar area Jalan Tol Yogyakarta–Solo segmen Prambanan–Purwomartani, Senin (23/3/2026). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
- Arus balik signifikan dari Yogyakarta menyebabkan GT Purwomartani beroperasi hingga malam mulai 22 Maret 2026.
- Pembukaan tambahan jam operasional bertujuan mengurai penumpukan kendaraan menuju Klaten dan Solo secara signifikan.
- Kepadatan mencapai 1.500 kendaraan per jam diakibatkan antrean panjang di jalan nasional menuju gerbang tol.
"Perkiraan kami sampai 1.600 kendaraan masuk per jam karena di sini adalah jalur yang paling dekat dari Jogja yang menuju ke luar kota," tuturnya.
Ia tak menampik bahwa sejauh ini kendala utama tetap berada di luar area tol. Antrean yang mengular di jalan nasional memaksa petugas di lapangan bekerja ekstra keras untuk mengatur pertemuan arus kendaraan agar tetap mengalir ke gerbang tol.
"Permasalahannya terjadi di jalan nasional, di mana antrean sebelum masuk ke pintu gerbang tol Purwomartani cukup panjang. Bahkan, akhirnya mereka masuk ke jalan-jalan kabupaten yang juga cukup padat," pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan