Suara.com - Lebaran tahun ini terasa berbeda bagi Naila (12). Sosok Naila, siswa Sekolah Rakyat yang dikenal publik mampu membuat Presiden RI Prabowo Subianto terharu kini mulai menemukan kebahagiaannya karena memiliki sebuah rumah baru layak huni.
Saat berdiri di depan rumah dengan seragam SRMP 23 Makassar dan baret merah, Naila sempat menyampaikan rasa terima kasihnya dengan suara bergetar.
“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo sudah memberi saya rumah. Semoga Bapak sehat selalu, panjang umur, bertambah rezeki,” ujar Naila saat ditemui beberapa waktu lalu.
Untuk pertama kalinya, ia akan pulang kampung lebaran tahun ini dengan membawa kabar bahagia. Bukan lagi tinggal di bilik sempit 5x4 meter yang berdiri di atas lahan orang lain melainkan sebuah tempat tinggal baru di kawasan Salodong, hasil kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.
“Lebih nyaman daripada yang sebelumnya. kalau sebelumnya itu kurang layak. Terus banyak orang tinggal di sana. Sekarang tempatnya sudah layak. Sudah punya rumah sendirian,” ucap Naila.
Naila dikenal sebagai anak dari keluarga prasejahtera di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ayahnya, Syamsul (37) bekerja sebagai juru parkir dan buruh bangunan. Ibunya, Nurlia (35) membantu sang nenek berjualan.
Ketika Tim Pendamping PKH meninjau kondisi rumah Naila, terlihat dinding rumahnya retak, atap bocor, lantai tanah berdebu, dan seluruh bangunan berdiri di atas lahan orang lain. Lingkungan sekitarnya tidak jauh berbeda. Tetangganya hidup dalam kondisi rentan dan semuanya butuh intervensi.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta agar keluarga-keluarga ini segera dipindahkan. Pemkot Makassar merespons cepat dengan menyiapkan lahan di Salodong yang akan dibangun 30 rumah layak huni secara bertahap.
Sebuah pemandangan mengharukan terlihat saat Naila menerima kunci rumah barunya. Ia tidak langsung masuk dan hanya menatapnya dari luar, seolah memastikan bahwa apa yang ada di depannya benar-benar miliknya. Begitu pintunya dibuka, tampak ruang kecil namun bersih, dengan dinding panel putih dan cahaya lembut dari jendela suasana yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Baca Juga: Kemensos: 40 Ribu Peserta BPJS PBI Direaktivasi, 2 Ribu Beralih Bayar Iuran Sendiri
Di kamar tidurnya, Naila menata boneka beruang kecil di atas meja. Ibunya ikut merapikan sambil tertawa kecil. Di sudut ruang tengah, sebuah kipas berdiri, sementara kulkas kecil terisi persediaan dasar seperti telur dan air minum.
Beranda rumah ditata dengan dua kursi berwarna oranye, tempat Naila sering duduk bersantai. Rak sepatu kecil ditata dekat pintu. Semuanya tampak baru, tertata, dan memberikan kesan familiar.
Kepala Sekolah SRMP 23 Makassar, Radya bersyukur atas transformasi hidup sang murid. “Naila yang awalnya pemalu, sekarang lebih percaya diri, periang. Dia membawa aura positif bagi teman-temannya,” ujarnya.
Perubahan kecil ini mengubah cara Naila melihat dirinya. Ia merasa dihargai, dipedulikan, dan layak mendapatkan masa depan yang lebih baik.
Lebaran tahun ini, Naila pulang kampung dengan hati lebih ringan.
Ia sudah merencanakan mudiknya. "Pulang kampung mau ketemu nenek, bikin acara keluarga,” jelasnya.
Berita Terkait
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Kemensos dan PT Pos Targetkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas