Melalui operasi yang dijuluki "Operation Epic Fury", AS mengeklaim telah melumpuhkan kemampuan Iran dalam memproyeksikan kekuatan di luar perbatasannya.
Cooper menyebutkan bahwa sekitar 92% kapal angkatan laut terbesar Iran telah hancur, sementara tingkat peluncuran drone dan rudal mereka turun drastis hingga lebih dari 90%. AS dan Israel juga dilaporkan telah menghancurkan dua pertiga fasilitas produksi rudal, drone, serta galangan kapal milik Iran.
Respons Militer Iran dan Dampak Pasar Global
Meskipun AS mengklaim kemenangan militer, perang terus berkecamuk. Serangan udara terhadap Iran dan serangan drone Iran terhadap Israel serta sekutu AS tetap terjadi tanpa henti.
Iran bahkan mengancam akan membuka front baru di mulut Laut Merah, tepatnya di Selat Bab al-Mandab, jika wilayah daratannya terus diserang.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, juga mengeluarkan peringatan keras bahwa negaranya akan menyerang negara tetangga mana pun yang bekerja sama dengan musuh untuk menduduki pulau-pulau milik Iran.
Sejak dimulainya operasi ini, Iran telah menyerang negara-negara yang menampung pangkalan AS dan secara efektif menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur bagi seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Kabar mengenai adanya proposal damai ini langsung direspons positif oleh pasar finansial. Pasar ekuitas global mulai pulih, sementara harga minyak dunia mengalami penurunan pada hari Rabu.
Para investor berharap diplomasi ini dapat mengakhiri gangguan pada pasokan energi global dan meredam laju inflasi yang dipicu oleh konflik tersebut.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon
-
Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran
-
Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!