- Akses Jalan Kayu Mas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, amblas selama seminggu, melumpuhkan total kendaraan roda empat.
- Warga khawatir kecelakaan fatal terjadi karena struktur tanah keropos dan telah memasang pagar pembatas dari bambu.
- Warga menduga drainase yang buruk menyebabkan terkikisnya tanah di bawah aspal, sementara perbaikan dari Pemkot belum terealisasi.
Drainase Buruk Diduga Jadi Pemicu
Senada dengan Kasiyah, Kasan (46), warga lainnya, menilai amblasnya jalan ini merupakan dampak dari kurangnya pemeliharaan rutin. Ia menduga aliran air yang tidak lancar di bawah jalan menjadi penyebab utama terkikisnya tanah.
"Kalau sering dicek mungkin bisa ketahuan lebih cepat, jadi tidak sampai amblas begini," kata Kasan.
Ia pun menyoroti sistem drainase di sekitar lokasi yang dianggap tidak optimal dalam menampung debit air saat cuaca ekstrem.
"Kalau hujan deras, airnya menggenang. Mungkin itu juga bikin bawahnya jadi rapuh," ucap Kasan.
Warga kini hanya bisa berharap Pemerintah Kota Jakarta Timur segera melakukan langkah konkret. Selain perbaikan darurat, warga menuntut adanya inspeksi rutin agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di titik-titik jalan yang memiliki risiko kerusakan tinggi akibat tergerus air hujan. (Antara)
Berita Terkait
-
Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas
-
Rekaman 3 Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?
-
Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran
-
Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke
-
KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi
-
DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar
-
Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?
-
252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani
-
DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye
-
Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran