- Juri pengadilan Amerika Serikat menyatakan Meta dan Google bertanggung jawab atas kecanduan serius pengguna muda.
- Platform Instagram dan YouTube didenda total enam juta dolar AS karena desain produk yang membuat ketagihan.
- Keputusan ini signifikan karena menyerang desain produk, bukan konten, membuka jalan hukum baru bagi industri teknologi.
Suara.com - Pengadilan di Amerika Serikat menjatuhkan putusan bersejarah terhadap raksasa teknologi Meta dan Google.
Juri menyatakan platform Instagram dan YouTube bertanggung jawab atas kecanduan serius yang dialami seorang pengguna muda.
Kasus ini melibatkan seorang perempuan berusia 20 tahun bernama Kaley yang mengaku kecanduan sejak usia dini.
Kaley menilai fitur seperti infinite scroll dan autoplay sengaja dirancang untuk membuat pengguna terus terpaku pada layar.
Juri memutuskan kedua perusahaan harus membayar total ganti rugi sekitar 6 juta dolar AS.
Rinciannya, Meta dikenai 4,2 juta dolar AS dan Google sebesar 1,8 juta dolar AS.
“Saya ingin selalu berada di aplikasi itu. Jika tidak, saya merasa akan ketinggalan sesuatu,” ujar Kaley dalam kesaksiannya di pengadilan dilansir dari NY Post.
Kaley bahkan mengaku pernah menghabiskan hingga 16 jam dalam sehari di Instagram.
Dampaknya sangat serius. Kaley mengalami depresi, kecemasan, hingga gangguan citra tubuh akibat penggunaan berlebihan.
Baca Juga: Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
Kaley juga menggambarkan notifikasi sebagai dorongan yang membuatnya terus kembali ke aplikasi.
Pengamat menyebut putusan ini sebagai titik balik besar bagi industri teknologi.
“Ini seperti gempa yang mengguncang model bisnis predator Big Tech hingga ke akarnya,” kata Direktur Tech Oversight Project, Sacha Haworth.
Kasus ini dinilai unik karena tidak menyerang konten, melainkan desain produk.
Pendekatan ini berhasil menembus perlindungan hukum lama yang selama ini melindungi platform digital.
“Ini terobosan karena membuktikan desain platform bisa dianggap sebagai produk cacat,” ujar pengacara Kimberly Pallen.
Berita Terkait
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung
-
Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya