Ilustrasi ojol. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Baca 10 detik
- Wacana WFH satu hari per minggu berpotensi menurunkan pendapatan ojol Jakarta yang fokus pada mobilitas pekerja kantoran.
- Pengemudi ojol Depok menilai dampak kebijakan WFH minim karena penumpang mereka beragam, tidak hanya pekerja kantoran.
- Dampak kebijakan WFH menunjukkan ketidakseragaman, tergantung pada lokasi operasional dan basis utama penumpang ojek daring.
Ia sendiri lebih fokus pada target kerja harian, yakni menyelesaikan sekitar 30 orderan.
Saat ditanya soal potensi penurunan pendapatan akibat WFH, Christian tetap optimistis.
"Enggak sih. Rezeki kan sudah ada yang atur," ujarnya.
Dampak Tidak Merata
Perbedaan pandangan antara Zainal dan Christian menunjukkan bahwa dampak kebijakan WFH satu hari dalam sepekan tidak dirasakan secara merata oleh pekerja sektor informal seperti ojol.
Bagi pengemudi di kawasan pusat perkantoran seperti Jakarta, mobilitas pekerja menjadi sumber utama penghasilan. Sementara di wilayah penyangga seperti Depok, aktivitas warga non-kantoran dan perputaran ekonomi lokal menjadi penopang utama yang membuat pendapatan relatif lebih stabil.
Reporter: Tsabita Aulia
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya
-
Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah
-
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah
-
Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel
-
Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas
-
BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan
-
Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar
-
Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square