-
Negara bagian Victoria dan Tasmania menggratiskan transportasi umum demi membantu warga hadapi lonjakan BBM.
-
Perdana Menteri Australia bahas strategi nasional termasuk pemotongan pajak dan opsi kerja dari rumah.
-
Kebijakan ini bertujuan mengurangi beban ekonomi keluarga akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
Suara.com - Pemerintah di dua wilayah bagian Australia secara resmi mengumumkan kebijakan penghapusan tarif transportasi umum bagi seluruh warga.
Langkah berani ini diambil sebagai respons langsung terhadap harga BBM naik yang dipicu oleh perang di Timur Tengah.
Otoritas setempat berharap kebijakan tersebut mampu memotivasi masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke moda transportasi massal.
Berdasarkan laporan terkini, wilayah Victoria akan membebaskan biaya tiket untuk layanan kereta api, bus, hingga trem selama April.
Sementara itu, wilayah Tasmania menerapkan durasi yang lebih panjang dengan menggratiskan layanan bus serta feri hingga awal Juli.
Perdana Menteri Anthony Albanese telah memimpin pertemuan intensif bersama para pemimpin negara bagian untuk menyusun strategi perlindungan ekonomi nasional.
Diskusi tingkat tinggi tersebut mencakup berbagai opsi darurat, mulai dari pemotongan pajak bahan bakar hingga kemungkinan penjatahan suplai minyak.
Selain itu, muncul wacana mengenai panduan bekerja dari rumah guna meminimalisir mobilitas warga yang menggunakan bahan bakar fosil secara berlebihan.
Pemerintah menegaskan bahwa rencana bekerja dari rumah ini hanya bersifat imbauan dan bukan mandat kaku seperti era pandemi.
Baca Juga: Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi
Parlemen Australia kini tengah meninjau regulasi baru terkait keamanan energi guna menstabilkan biaya pengiriman pasokan minyak dari pasar internasional.
Menteri Energi Chris Bowen menjelaskan bahwa dukungan pemerintah sangat krusial bagi perusahaan penyedia energi dalam menghadapi volatilitas pasar global.
"Ini untuk membantu perusahaan di pasar spot menambah pasokan dan melakukan transaksi yang akan sangat sulit mereka lakukan sendiri dalam lingkungan internasional yang sangat fluktuatif ini," kata Menteri Energi Chris Bowen kepada ABC Radio pada hari Senin.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan stok bahan bakar di dalam negeri tetap aman meskipun kondisi politik dunia sedang tidak menentu.
Pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pihak swasta agar distribusi energi tidak terhambat oleh kendala pembiayaan yang membengkak.
Langkah taktis ini menjadi bagian dari skema besar Australia dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan geopolitik luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah
-
Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri
-
DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan
-
Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj
-
Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban
-
Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi
-
Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia
-
Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar