- Kelompok peretas 'Handala HackTeam' yang terafiliasi Iran berhasil meretas surel Direktur FBI Kash Patel, Senin (30/3/2026).
- Peretasan ini merupakan balasan atas penyitaan empat domain situs oleh DOJ AS yang terhubung dengan grup Handala awal Maret 2026.
- Akibat insiden ini, Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah USD10 juta untuk informasi penangkapan anggota Handala HackTeam.
Dalam sebuah unggahan di platform daring, Handala secara terang-terangan mengejek pemerintah Amerika Serikat dan menyebut penyitaan domain tersebut sebagai "pertunjukan konyol".
Kelompok Handala menambahkan dalam pernyataan mereka, "Kash Patel, kepala FBI saat ini, yang pernah melihat namanya dipajang dengan bangga di markas besar lembaga tersebut, sekarang akan menemukan namanya di antara daftar korban peretasan yang berhasil. Sistem FBI yang disebut 'tidak dapat ditembus' bertekuk lutut dalam hitungan jam oleh tim kami."
Jejak Digital Handala: Dari Militer Israel hingga Perusahaan Medis
Eskalasi serangan Handala telah meningkat pesat sejak dimulainya konflik terbuka antara koalisi AS-Israel melawan Iran.
Departemen Kehakiman AS mencatat, kelompok ini tidak hanya menyasar pejabat tinggi, tetapi juga infrastruktur sipil dan militer.
Sebelum menyasar Patel, Handala dilaporkan telah melakukan serangan malware terhadap perusahaan teknologi medis multinasional yang berbasis di AS.
Selain itu, kelompok ini juga terlibat dalam skandal kebocoran data sensitif milik sekitar 190 individu yang terkait dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan pemerintah Israel.
Taktik mereka yang agresif dan bermotif politik, menunjukkan Handala bukan sekadar peretas kriminal biasa.
Lebih luas lagi, Handala berposisi sebagai instrumen perang asimetris yang digunakan Teheran untuk menggoyang stabilitas psikologis musuh-musuhnya.
Baca Juga: AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
Sebagai bentuk respons serius, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengumumkan hadiah sebesar USD10 juta atau setara dengan Rp157 miliar, bagi siapa saja yang memiliki informasi yang dapat mengarah pada identifikasi atau penangkapan anggota Handala HackTeam.
Sayembara bernilai fantastis ini menunjukkan betapa krusialnya ancaman kelompok ini bagi keamanan nasional Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
-
Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru
-
Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI
-
Momen Hangat, Anak Diaspora Indonesia di Jepang Sambut Prabowo
-
Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat
-
Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta
-
Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas
-
Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!
-
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak