- Nestle mengonfirmasi pencurian 12 ton (sekitar 413.793 unit) cokelat KitKat terbaru dari satu truk di Eropa, memicu kekhawatiran kelangkaan menjelang Paskah.
- Truk yang dicuri tersebut berangkat dari Italia menuju Polandia; kendaraan dan isinya belum ditemukan dan masih dalam investigasi lintas negara.
- Nestle mewaspadai penjualan produk curian tersebut di pasar gelap, namun mengklaim semua unit dapat dilacak melalui kode batch unik.
Suara.com - Benua Eropa ternyata tak hanya mengalami krisis energi akibat perang yang dikobarkan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, tapi juga mengalami kelangkaan cokelat KitKat.
Kok bisa? Ternyata, krisis colekat KitKat itu bermula dari pernyataan Nestle, perusahaan makanan raksasa asal Swiss, bahwa 12 ton cokelat batang KitKat dilaporkan hilang dicuri di tengah jalur distribusi di wilayah Eropa.
Insiden ini memicu kekhawatiran serius di kalangan peritel dan konsumen, mengingat kejadian tersebut berlangsung tepat sebelum perayaan Paskah, momen di mana konsumsi cokelat mencapai puncaknya di pasar global.
Dikutip dari media Prancis Le Monde, Senin (30/3/2026), Nestle secara resmi mengonfirmasi kabar pembajakan tersebut melalui pernyataan yang dirilis pada Sabtu (28/3) akhir pekan lalu.
Perusahaan menyebutkan bahwa jumlah unit yang hilang dalam pengiriman tunggal ini sangat masif, mencakup varian terbaru yang baru saja diluncurkan ke pasar.
Nestle mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP, bahwa "Truk yang mengangkut 413.793 KitKat produksi terbaru, telah dicuri selama transit di Eropa."
Pengiriman yang memiliki berat total sekitar 12 metrik ton tersebut, dilaporkan menghilang pada pekan lalu saat sedang dalam perjalanan antara lokasi produksi menuju pusat distribusi.
"Break" yang Terlalu Harfiah
Menanggapi insiden yang tidak biasa ini, juru bicara merek KitKat sempat memberikan komentar yang menyentil slogan ikonik mereka, “Have a Break, Have a KitKat”.
Baca Juga: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump
Namun, kali ini kata "break" yang berarti istirahat atau pelarian dilakukan secara ilegal oleh para kriminal yang merugikan perusahaan dalam skala besar.
"Kami selalu mendorong orang untuk beristirahat (have a break) dengan KitKat," ujar juru bicara merek tersebut.
"Tapi nampaknya para pencuri telah mengartikan pesan itu terlalu harfiah dan melakukan pelarian (made a break) dengan lebih dari 12 ton cokelat kami."
Meskipun kutipan tersebut terdengar ringan, dampak operasional yang dirasakan Nestle sangat nyata.
Perusahaan memperingatkan bahwa hilangnya pasokan dalam jumlah masif ini akan mengganggu ketersediaan barang di rak-rak toko, terutama di negara-negara yang menjadi tujuan distribusi utama truk tersebut.
Pihak merek memperingatkan bahwa "pencurian ini dapat menyebabkan kelangkaan KitKat di rak-rak toko," seraya mengakui bahwa "konsumen, sayangnya, mungkin akan kesulitan menemukan cokelat favorit mereka menjelang Paskah."
Berita Terkait
-
8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump
-
Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar
-
Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar
-
Iran Serang Zona Industri Israel, Ciptakan 'Kiamat' Kimia di Beersheba
-
Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026