-
Konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
-
Sejumlah jenderal besar IRGC dan menteri pertahanan gugur dalam serangan udara di Teheran.
-
Struktur komando militer dan intelijen Iran lumpuh akibat kehilangan banyak pejabat tinggi negara.
Suara.com - Perang bersenjata yang melibatkan Iran melawan Amerika Serikat dan Israel kini telah melewati masa satu bulan.
Ketegangan yang pecah sejak akhir Februari tersebut hingga kini belum menunjukkan indikasi akan berakhir dalam waktu dekat.
Meskipun Teheran Iran terus melakukan perlawanan lewat serangan udara, mereka harus membayar harga yang sangat mahal.
Sejumlah pimpinan tertinggi dan perwira senior dilaporkan tewas dalam berbagai rangkaian operasi serangan udara musuh.
Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi struktur pertahanan dan komando militer negara para mullah tersebut.
Kabar paling mengejutkan datang dari tewasnya sosok paling berkuasa di Republik Islam Iran saat ini.
Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari yang menyasar kompleks tempat tinggalnya di Teheran.
Kepergian sosok yang telah memegang tampuk kekuasaan selama tiga dekade ini meninggalkan lubang besar di pemerintahan.
Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai arsitek penguatan angkatan bersenjata dan dewan keamanan nasional Iran.
Baca Juga: Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya
Ia juga menjadi aktor utama di balik ekspansi pengaruh politik Iran di seluruh wilayah Timur Tengah.
Di bawah kepemimpinan mendiang, Iran bersikeras melanjutkan ambisi nuklir mereka meski menghadapi tekanan dunia internasional.
Kematian Khamenei disusul oleh gugurnya Ali Larijani, tokoh kunci dalam diplomasi keamanan dan nuklir negara.
Larijani yang berusia 67 tahun tewas bersama anak laki-lakinya dalam sebuah serangan udara di Pardis.
Mantan negosiator nuklir ini memiliki peran vital sebagai penasihat kepercayaan di lingkaran dalam pemerintahan Teheran.
Sektor intelijen Iran juga tidak luput dari target serangan presisi yang dilancarkan oleh militer Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan