- Garda Revolusi Iran mengklaim telah menembak jatuh sekitar 140 drone AS-Israel dari berbagai tipe sejak peperangan pecah pada 28 Februari lalu.
- Pesawat nirawak jenis MQ-9 menjadi aset udara terbaru milik koalisi musuh yang berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara di atas langit kota Khomein.
- Konflik berdarah ini meletus di tengah proses negosiasi, memicu aksi saling serang yang menewaskan Ali Khamenei dan menargetkan pangkalan AS di Timur Tengah.
Suara.com - Para pengamat Konflik Timur Tengah kembali dikejutkan dengan klaim keberhasilan militer Teheran yang sukses merontokkan ratusan Drone AS-Israel sejak perang berkecamuk.
Pihak Garda Revolusi Iran secara resmi mengumumkan bahwa armada pertahanan udara mereka baru saja sukses menghancurkan pesawat nirawak Jenis MQ-9 di atas langit kota Khomein.
Aksi unjuk gigi ini menjadi bentuk perlawanan sengit pasca tewasnya mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei akibat rentetan serangan koalisi musuh sejak akhir Februari lalu.
Kabar hancurnya pesawat nirawak canggih tersebut pertama kali dilaporkan secara luas oleh Kantor Berita Mahasiswa Iran atau ISNA.
Media lokal tersebut mempublikasikan pernyataan tertulis yang dikeluarkan langsung oleh Markas Besar Provinsi Tengah dari korps pertahanan setempat.
"Sebuah UAV jenis MQ-9 yang terdeteksi di langit Khomein telah dihancurkan," demikian pernyataan Garda Revolusi Iran dikutip dari Haberler.
Pernyataan tersebut mengonfirmasi kejatuhan armada udara tanpa awak itu di wilayah yang memang sedang berada di bawah gempuran intensif pihak musuh.
Pihak militer Iran sebelumnya juga telah merilis data rekapitulasi terkait penghancuran aset udara lawan pada tanggal 30 Maret lalu.
Mereka mengklaim bahwa sekitar 140 pesawat tak berawak dari berbagai tipe telah berhasil ditembak jatuh sejak perang meletus secara resmi pada 28 Februari 2026.
Baca Juga: Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
Perang terbuka ini sendiri pecah secara mengejutkan tepat di saat proses negosiasi diplomasi sedang berlangsung hangat antara pemerintah Teheran dan Washington.
Pasukan koalisi Amerika Serikat dan Israel menginisiasi konflik dengan melancarkan rentetan serangan udara mematikan ke dalam teritori pertahanan Iran.
Sebagai bentuk balasan, pihak Teheran merespons cepat dengan melancarkan serangan udara yang menargetkan sejumlah titik vital di negara-negara regional sekitar.
Sasaran balasan mematikan tersebut mencakup wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat yang bercokol di Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain.
Tragedi peperangan besar ini tercatat telah memakan korban jiwa yang sangat besar di pihak Teheran, termasuk tewasnya mantan pemimpin tertinggi Iran beserta sejumlah pejabat tinggi kenegaraan lainnya.
Berita Terkait
-
Lengkap, Daftar 48 Negara yang Berhasil Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
Terkini
-
KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan
-
Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM
-
Tegas, PM Malaysia Anggap Penyebar Hoaks Kenaikan Harga BBM sebagai Pengkhianat Negara
-
Imparsial: Kasus Andrie Yunus Tak Lepas dari Peran TNI, Aktor Intelektual Harus Dibongkar
-
Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart
-
Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun
-
WFH ASN Tak Ganggu Bansos, Kemensos Percepat Pencairan Mulai April 2026