News / Internasional
Kamis, 02 April 2026 | 11:23 WIB
Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]
Baca 10 detik
  • Klaim AS-Israel bahwa kemampuan militer Iran melemah dibantah oleh data lapangan yang menunjukkan sebaliknya.
  • Iran meluncurkan total 6.770 rudal dan drone antara 28 Feb - 31 Mar, dengan target utama UEA, Israel, Arab Saudi, dan Qatar.
  • Meski menerima 21.000 serangan, intensitas balasan Iran membuktikan keseimbangan kekuatan militer di lapangan tetap terjaga.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat dan Israel sebelumnya sempat sesumbar mengeklaim bahwa kekuatan tempur musuh mereka kini mulai melemah.

Namun, klaim AS-Israel tersebut kini terbantahkan mentah-mentah setelah rilis data lapangan mengungkap fakta yang sangat mengejutkan mengenai intensitas Serangan Drone dan Rudal Iran.

Data yang mencakup periode pertempuran dari 28 Februari hingga 31 Maret lalu tersebut secara gamblang membuktikan bahwa keseimbangan militer di lapangan sama sekali tidak berubah.

Selama periode operasi militer gabungan tersebut, pihak Teheran dilaporkan telah meluncurkan total 6.770 serangan rudal dan pesawat tak berawak ke berbagai negara Teluk serta wilayah pendudukan.

Tingginya intensitas serangan balasan ini sekaligus menyingkap fakta bahwa kemampuan tempur Teheran sama sekali tidak melemah secara signifikan.

Menariknya, Uni Emirat Arab (UEA) justru menjadi negara yang paling sering menjadi sasaran empuk gempuran dari pihak Iran.

UEA tercatat menjadi target dari 2.429 serangan rudal dan pesawat tak berawak, diikuti oleh Israel di posisi kedua dengan 1.365 serangan.

Distribusi target ini menyoroti prioritas Teheran yang lebih mengutamakan negara-negara Teluk dalam strategi pembalasan regional mereka.

Target lainnya mencakup Arab Saudi yang menerima 866 serangan serta Qatar yang dihantam sebanyak 256 kali.

Baca Juga: Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Di sisi lain, jumlah serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada periode yang sama dilaporkan mencapai angka 21.000.

Angka tersebut menciptakan perbedaan yang sangat signifikan dalam jumlah total serangan antara kedua belah pihak yang bertikai.

Load More