-
Korea Selatan memberlakukan ganjil genap kendaraan dinas mulai 8 April akibat krisis minyak.
-
Status krisis energi naik ke Level 3 menyusul blokade jalur vital Selat Hormuz.
-
Pembatasan bertujuan menghemat konsumsi minyak hingga 87.000 barel per bulan selama konflik.
Kementerian terkait optimis bahwa pengetatan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap cadangan energi nasional mereka.
Penghematan konsumsi minyak tambahan diperkirakan mampu menyentuh angka 37,5 persen dari total penggunaan rutin biasanya.
Secara volume, kebijakan ini berpotensi memangkas penggunaan bahan bakar hingga 87.000 barel di setiap bulannya.
Angka tersebut dianggap krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri di tengah ketidakpastian pasar global.
Sebelumnya, Seoul telah menerapkan sistem pembagian lima kelompok kendaraan sejak tanggal 24 Maret yang lalu.
Lonjakan ketegangan memaksa pemerintah menaikkan level kewaspadaan keamanan sumber daya minyak mentah secara signifikan.
Status krisis kini resmi berada pada Level 3 dari total empat tingkatan yang dimiliki otoritas setempat.
Kenaikan status ini mulai berlaku efektif tepat pada pukul 00.00 waktu setempat mulai tanggal 2 April.
Keputusan besar ini merupakan imbas dari serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke wilayah kedaulatan Iran.
Baca Juga: Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah
Insiden berdarah di Teheran pada akhir Februari lalu memicu reaksi berantai yang merusak stabilitas energi dunia.
Iran membalas serangan tersebut dengan menyasar fasilitas militer milik Amerika Serikat serta wilayah strategis Israel lainnya.
Perang terbuka ini memicu blokade de facto di Selat Hormuz yang merupakan nadi utama perdagangan energi dunia.
Padahal, Selat Hormuz adalah jalur vital bagi pengiriman gas alam cair dan minyak dari Teluk Persia.
Hambatan logistik ini langsung memukul tingkat ekspor dan menurunkan angka produksi minyak mentah di kawasan itu.
Fenomena tersebut secara otomatis mendorong lonjakan harga minyak yang sangat membebani negara pengimpor seperti Korea Selatan.
Situasi ini sangat mengancam ketahanan nasional karena ketergantungan Korea Selatan terhadap impor minyak mentah sangat tinggi.
Sekitar 70 persen dari total impor minyak yang dibutuhkan Korea Selatan harus melewati Selat Hormuz tersebut.
Oleh karena itu, gangguan sekecil apa pun di jalur tersebut akan langsung berdampak pada ketersediaan energi domestik.
Pemerintah terus memantau perkembangan di Timur Tengah sambil menyiapkan langkah-langkah mitigasi lanjutan jika situasi kian memburuk.
Langkah ganjil-genap ini hanyalah awal dari serangkaian strategi penghematan energi yang direncanakan oleh pihak kementerian terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau