- Bareskrim Polri memeriksa Dude Herlino dan Alyssa Soebandono sebagai saksi terkait promosi bisnis PT Dana Syariah Indonesia.
- Penyidik sedang mengusut kasus penipuan proyek fiktif PT DSI dengan total kerugian masyarakat mencapai Rp2,4 triliun.
- Polisi telah menetapkan empat tersangka serta memeriksa 82 saksi guna mengungkap mekanisme aliran dana dan penipuan.
Suara.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap pasangan suami istri Dude Herlino dan Alyssa Soebandono pada Kamis, 2 April 2026.
Pemeriksaan ini dilakukan di ruang pemeriksaan Dittipideksus Bareskrim Polri lantai 5 Gedung Bareskrim Polri. Berikut fakta-faktanya:
1. Panggilan Perdana
Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak menyebutkan bahwa ini merupakan pemanggilan perdana bagi pasangan selebriti tersebut.
"Ya ini pemeriksaan pertama mereka," ujar Ade saat memberikan konfirmasi di Jakarta.
2. Kapasitas sebagai Brand Ambassador PT DSI
Keterlibatan Dude Herlino dan Alyssa Soebandono dalam kasus ini didasari oleh peran mereka sebagai figur publik yang mempromosikan perusahaan. Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak menjelaskan bahwa pemanggilan keduanya dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi yang pernah menjadi bagian dari kegiatan promosi PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
"Penyidik telah mengirim surat panggilan terhadap para saksi-saksi yang pada saat kegiatan bisnis PT DSI berjalan, berdasarkan fakta hasil penyidikan diketahui pernah menjadi bagian dari kegiatan promosi bisnis PT DSI sebagai brand ambassador," ujarnya.
Dude Herlino sendiri mengakui bahwa dirinya pernah menjabat sebagai brand ambassador PT DSI untuk periode tahun 2022 hingga 2025.
Baca Juga: Diperiksa 5 Jam, Dude Harlino dan Istri Pastikan Tak Terlibat Skema Penggelapan Dana Syariah
3. Total 82 Saksi Telah Diperiksa Penyidik
Hingga saat ini, skala penyidikan kasus PT DSI telah melibatkan puluhan orang dari berbagai latar belakang. Kepolisian terus menggali keterangan untuk mengungkap aliran dana dan mekanisme penipuan yang terjadi.
Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak menyatakan perkembangan terbaru mengenai jumlah saksi yang telah dimintai keterangan oleh tim penyidik. "Total 82 saksi sudah diperiksa," kata Ade.
Jumlah ini kemungkinan besar akan terus bertambah seiring dengan pengembangan fakta-fakta baru di lapangan.
4. Estimasi Kerugian Mencapai Rp2,4 Triliun
Kasus yang menjerat PT Dana Syariah Indonesia ini bukan perkara kecil, mengingat nilai kerugian yang dialami oleh para korban sangat fantastis. Berdasarkan data penyidikan, total kerugian akibat praktik bisnis perusahaan ini diperkirakan mencapai angka Rp2,4 triliun.
Berita Terkait
-
Diperiksa 5 Jam, Dude Harlino dan Istri Pastikan Tak Terlibat Skema Penggelapan Dana Syariah
-
Dua Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah Diamankan Bareskrim
-
KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan