News / Internasional
Senin, 06 April 2026 | 08:53 WIB
Ilustrasi ledakan (Wikipedia)
Baca 10 detik
  • Serangan udara Israel di Jnah Beirut menewaskan empat orang dan melukai puluhan warga sipil.

  • Iran mengklaim menembak jatuh dua pesawat C-130 dan dua helikopter Black Hawk milik AS.

  • Eskalasi militer terus meluas dari Lebanon hingga serangan balasan di wilayah kedaulatan Iran.

Suara.com - Gelombang serangan udara yang diluncurkan militer Israel baru saja menghantam kawasan pinggiran selatan ibu kota Lebanon.

Kawasan Jnah menjadi titik utama ledakan yang memicu kerusakan parah pada infrastruktur sipil di wilayah tersebut.

Layanan ambulans setempat segera memberikan laporan terkini mengenai dampak fatal dari aksi militer di jantung Beirut itu.

Data awal menunjukkan adanya kehilangan nyawa dan puluhan warga yang membutuhkan perawatan medis segera di rumah sakit.

"Empat orang tewas, 30 lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel di Jnah," kata sumber tersebut.

Pihak medis juga mengonfirmasi bahwa angka korban tersebut kemungkinan besar akan terus bertambah seiring proses evakuasi.

Sejumlah bangunan tempat tinggal yang memiliki banyak lantai dilaporkan hancur akibat terjangan proyektil mematikan dari udara.

Lingkungan Roueiss juga menjadi sasaran lain yang mengalami kerusakan signifikan dalam operasi udara besar-besaran tersebut.

Kekhawatiran global meningkat karena lokasi ledakan berada di dekat kantor diplomatik Kedutaan Besar China.

Baca Juga: Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

Selain itu, Jnah merupakan titik pengungsian terbesar yang menampung ribuan warga dari wilayah Lebanon timur dan selatan.

Lebih dari 8.000 orang yang mencari perlindungan kini berada dalam ancaman bahaya di tengah serangan yang terus berlanjut.

Ketegangan antara pihak Israel dan kelompok Hizbullah diketahui mulai memuncak sejak awal Maret tahun ini.

Aksi saling balas serangan roket menjadi pemicu utama yang memperluas zona pertempuran hingga ke Lembah Beqaa.

Israel kemudian mengambil langkah lebih jauh dengan mengumumkan pergerakan pasukan darat ke wilayah Lebanon selatan.

Di sisi lain, konflik ini melebar hingga melibatkan kekuatan militer Iran yang berhadapan langsung dengan Amerika Serikat.

Load More